|
|
Pesta Bona Taon 2008
Indonesia Media
Jika beberapa kelompok masyarakat Asia merayakan Tahun Baru Tikus, maka pada tanggal 26 Januari 2008 kelompok masyarakat Batak di Greater Seattle Area merayakan Pesta Bona Taon 2008. Pesta Bona Taon yang meriah ini dihadiri sedikitnya seratus lima puluh orang dan diselenggarakan berkat kerjasama antara masyarakat Batak dan Indonesian Lutheran Fellowship serta dukungan kelompok musik dari California.
Dalam khotbahnya, vikaris St. Diakonda Gurning mengingatkan bahwa di tanah perantauan ini, kita sebagai orang-orang pendatang asal Indonesia harus saling tolong menolong, saling memperhatikan dan saling mendukung seperti tema Pesta Bona Taon itu sendiri yaitu Sai masiamin-aminan ma hamu songon lampak ni gaol, Sai masitungkol-tungkolan songon suhat di robean atau yang jika diartikan secara umum berarti "berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.
Sementara itu, The Rev. Jan Nesse, Assitent dari Bishop di Sinode Northwest Washington Evangelical Lutheran Church in America (ELCA), yang merupakan sinode dari Indonesian Lutheran Fellowship, memberikan sambutan yang sangat berarti bagi para kaum pendatang di kota Seattle pada khususnya dan di Washington State pada umumnya. Beliau melalui kantor Sinode terus mengajak kerja sama antara gereja-gereja local (kulit putih) untuk memperhatikan pelayanan kepada jemaat-jemaat kulit berwarna.
Seusai kebaktian pembukaan, para peserta dipimpin untuk menyanyikan lagu O Tano Batak oleh Ketua Panitia, Bapak R. Simbolon. Ketua Umum Parsahutaon Greater Seattle Area, Bapak M. Sihite tidak luput dari uji coba yang harus dia lalui dengan membawakan lagu, tidak hanya satu kali tapi dua kali berturut-turut. Satu hal yang tidak dia duga sebelumnya. Semangat persatuan semakin kental dengan tarian Tor Tor dan Poco Poco disamping lawakan segar dan sumbangan lagu dari para peserta.
| |