Baksos INTI di Tegal
Ivan Wibowo/Indonesia Media
Pada akhir Pebruari 2008 Baksos INTI bersama berbagai unsur lainnya telah menyelenggarakan bakti sosial terbesar berupa pengobatan gratis untuk 10,000 pasien di kota Tegal. Sedikitnya 15 bis dikerahkan untuk menjemput pasien dari berbagai penjuru kota Pasienpun secara terus menerus berdatangan. Dan target 10,000 yang diharapkan oleh panitya telah terpenuhi dan masuk dalam Museum Rekor Indonesia. Jumlah keseluruhan pasien yang datang diperkirakan sekitar 12,000 orang. Pasien yang tercatat dengan mendapatkan nomer ada sejumlah 11,500. Setelah nomer habis panitya terpaksa menolak sedikitnya tiga ratusan orang yang sudah hadir ditempat.
Sekitar 200 orang panitya baksos telah dikerahkan oleh Perhimpunan Indonesia Tionghoa cabang Jakarta. Mereka menginap di Hotel Karlita Tegal. 100 orang diantaranya adalah dokter muda. Sisanya adalah relawan yang bertugas mengurus 3 apotik darurat yang dibuka dan setiap apotik dijaga sekitar 4 orang tentara semenjak malam sebelumnya sewaktu obat-obatan datang diangkut dengan 2 truk.
Sertipikat rekor dari MURI diberikan sore itu juga. Keesokan harinya, kegiatan baksos disiarkan MetroTV dan MetroXwen.Bapak Christopher memberikan keterangan pers. Demikian juga sejumlah pers lokal, baik media cetak maupun radio.
|