Suku Indians (Native Americans) – Bagian ke-3
Eddy Djaja / Indonesia Media
* Comanche
Terdapat hubungan antara bangsa Comanche dengan suku-suku bangsa Shoeshone, Ute dan Paiute dimana bahasa mereka ada kaitannya dengan bahasa dari suku bangsa Aztec. Nama mereka berasal dari bahasa Spanyol camino ancho yang berarti “jalur yang lebar” Sebelumnya mereka pernah berdiam di daerah Rocky Mountains dekat Shoshone tapi bermigrasi ke daerah dataran guna berburu banteng. Walaupun mereka ini umumnya berpindah-pindah mereka tetap menjalin hubungan yang baik dengan bangsa Shoshone.
* Osage (Wazhazhe)
Berhubungan sangat dekat dengan suku-suku bangsa Omaha, Kansa, Quopaw dan Ponca, bangsa Osage diperkirakan pernah mendiami lembah dekat Ohio River. Namun mereka pertama berjumpa dengan bangsa kulit putih di Missouri dimana mereka memiliki ladang jagung yang luas. Mereka biasanya tinggal di gubuk-gubuk terbuat dari tanah namun jika mereka pergi berburu ke daerah bagian utara dalam usaha mencari banteng mereka membawa rumah mereka yang dinamakan “tipi”.
Suku-suku di daerah Great Lakes adalah sebagai berikut:
* Miami ( Maumee, Twightwee)
Suku Miami, nama yang berasal dari suku Chippewa yang artinya “orang yang berdiam di semenanjung” pada tahun 1658 telah menjalin hubungan dengan orang kulit putih di daerah Great Bay, Negara bagian Wisconsin namun tidak lama setelah itu mereka berpindah ke daerah Fox River dan kemudian ke daerah Sungai Wabash dan Maumee.
Terdapat hubungan yang baik antara suku Miami dengan bangsa Perancis. Mereka juga sangat erat dengan suku Piankashaw yang dulunya juga merupakan bagian dari suku Miami.
* Huron (Wyandot)
Nama Wyandot atau Wendat adalah suku Iroguoian yang artinya “orang semenanjung” yang terkait dengan semenanjung di selatan Ontaria, sebelah timur dari Danau Huron dimana asalnya mereka bertempat tinggal. Pada tahun 1615 jumlah mereka diperkirakan sekitar 20,000 orang dimana mereka diketemukan oleh bangsa Perancis dibawah pimpinan Samuel de Champlain. Grup Wyandot pertama datang kesini pada abad ke-14.
Suku Wyandot adalah petani kacang, labu, bunga matahari dan tembakau.
* Ottawa
Nama Ottawa berasal dari suku Algonguian yang artinya “dagang”. Suku ini menjalin hubungan perdagangan yang aktif dengan suku Chippewa dan Potawatomi serta suku-suku lainnya yang berdiam di daerah sekitarnya seperti Chippewa. Mereka membuat perahu kayu dan menanam padi. Kepala suku Ottawa yang bernama Pontiac merupakan kepala suku Indian yang utama sekitar di tahun 1755
* Ojibwa (Chippewa)
Guna menghilangkan kesalahpahaman, suku Ojibwa dan Chippewa bukan saja merupakan suku yang sama tetapi merupakan kata yang sama yang kalau disebutkan ada sedikit beda. Jika huruf “O” diletakan di depan kata Chippewa (O’chippewa) maka keterkaitannya menjadi nyata. Ojibwa dipergunakan di Kanada walaupun Ojibwa yang berada di sebelah barat Danau Winnipeg disebut sebagai Saulteaux. Di Amerika Serikat, Chippewa dipergunakan dalam semua perjanjian dan merupakan nama resmi mereka.
Suku Chippewa merupakan suku yang terbesar dan terkuat di daerah Great Lakes. Mereka mempergunakan danau dan sungai sebagai sarana transportasi dengan membuat perahu dari kayu.
Suku-suku di daerah barat laut.
* Nez Perce
Nez Perce adalah pemberian nama yang salah yang dilakukan oleh penterjemah dari tim ekspedisi Lewis and Clark di tahun 1805. Orang Perancis menterjemahkannya sebagai “hidung yang dilubangi”. Ini tidak benar karena suku Nee-me-poo ini tidak melubangi hidung mereka dan bahkan mereka tidak memakai perhiasan. Suku yang hidungnya dilubangi berdiam di daerah Columbia River dan daerah-daerah di barat laut. Kepala Suku Indian yang terkenal, Chief Joseph berasal dari Nez Perce.
(To be continued in next edition)
|