BIAR TANAMAN HIAS MAKIN DERASKAN REJEKI
Drs. Hariadi/Indonesia Media

 

  Tanaman atau pohon bisa membawa harmonisasi tersebut terjadi karena adanya keseimbangan unsur Yin dan Yang. Unsur Yang identik dengan keras atau panas, seperti bangunan atau alat-alat berat, sedang Yin bersifat lembut atau dingin seperti pohon dan air. Perpaduan serasi antar keduanya akan menghasilkan sinergi yang bagus sehingga membawa kebahagiaan dan rejeki bagi penghuni rumah. Sebaliknya, jika perpaduan keduanya akan menghasilkan sinergi yang bagus sehingga membawa kebahagiaan dan rejeki bagi penghuni rumah.

Sebaliknya, jika perpaduan keduanya tidak serasi atau tidak seimbang, bisa dipastikan akan membawa dampak yang tidak baik bagi penghuni rumah tersebut. Misalnya, salah satu unsur berlebihan dibanding unsur lainnya. Unsur Yang bila terlalu dominan, akan membawa pengaruh buruk bagi penghuni rumah. Demikian pula bila unsur Yin kebanyakan pengaruh jelek pun akan datang. Pengaruh jelek itu bisa rejeki melayang, hubungan rumah tangga tidak harmonis, hingga penghuni sakit-sakitan.

    Selain faktor rumah, serasi atau tidak perpaduan tersebut, juga bisa berasal dari tanaman itu sendiri. Karena setiap jenis tanaman mempunyai kemampuan pengaruh, khasiat dan keberuntungannya masing-masing. Khasiat dan keberuntungan ini berasal dari aroma dan aura yang dimiliki atau dikeluarkannya.

    Beberapa jenis pohon atau tanaman memiliki aura keberuntungan yang sangat besar, semacam sawo kecik, jambu dersono, kepel, kamboja  jepang, atau pacar cina. Sebaliknya beberapa jenis tanaman adalah bisa membawa pengaruh buruk bila ditanam di lingkungan rumah, seperti pisang tegat, bougenvile, pisang kipas, palem botol, dan anggur. Bahkan beberapa tanaman bisa mengundang hantu.

    Pengaruh baik dan buruk semacam itu juga berlaku untuk tanaman hias dan bunga-bungaan, termasuk tanaman-tanaman hias yang sedang di gemari penghobi sekarang. Seperti adenium, aglaonema, auphorbia, anthurium, kaktus, anggrek dan bonsai.

    Namun agar pengaruh baik dari tanaman-tanaman itu keluar, ada beberapa aturan fengshui yang harus dipenuhi, aturan ini antara lain berkaitan dengan kecocokan elemen shio pemiliknya. Misal orang yang berunsur api dan tanah kurang cocok menanam aglaonema. Juga jenis dan lokasi menanamnya. Misalnya melati sebaiknya tidak ditanam di depan rumah karena akan menghambat datangnya jodoh. Atau bougenvile yang membuat keluarga dijauhi rejeki dan penuh pertengkaran bila ditanam di rumah tinggal.

    Aturan lainnya berkaitan dengan kondisi tanaman tersebut. Menurut feng shui tidak baik menanam pohon yang dikerdilkan atau bonsai. Tanaman atau pohon yang kondisinya seperti ini hanya akan menghabiskan rejeki pemiliknya. Juga kurang baik bila tanaman tersebut jarang daunnya. Atau bila di akar atau umbinya tumbuh akar kecil-kecil, yang akan mengakibatkan bencana penyakit bagi anggota keluarga.

    Agar aura jelek yang keluar dari tanaman bisa ditangkal, sekaligus keberuntungan menghampiri. Pemilik bisa memberi perlakuan khusus pada tanamannya. Pertama, merawat dengan rasa kasih sayang. Kedua, tanaman sering diajak berbicara, diperlakukan layaknya kawan hidup. Dan ketiga, jangan pernah mencela apapun keadaan tanaman itu.

    Bila tiga hal itu dilakukan, bonsai yang menurut kurang baik dalam feng shui sekalipun, pengaruh jeleknya bisa ditangkal. Apalagi bila memeliharanya dengan keseriusan dan hati mantap. Bahkah bila syarat ini dilakukan pemeliharaannya bisa dikaruniai keberuntungan. Karena  merawatnya membutuhkan ketelatenan dan kesabaran, bonsai akan berterima kasih pada si pemelihara dengan keberuntungan yang dibawanya. Demikian saran kami semoga bermanfaat.