Forum Silaturrahmi KJRI Los Angeles
Dr.Irawan./Indonesia Media
Mengingat wilayah kerja KJRI Los Angeles merupakan wilayah masyarakat Indonesia yang terbesar di Amerika Serikat, dan komposisi terbesar masyarakat Indonesia itu banyak berkonsentrasi di Southern California. Maka dipertimbangkan perlu adanya suatu forum untuk menjembatani dan mempererat tali silaturrahmi antar semua komponen masyarakat di wilayah akreditas KJRI- LA.
Silaturrahmi ini adalah merupakan kelanjutan dari pertemuan sejumlah wakil masyarakat dari beberapa komponen yang pernah dilangsungkan di Wisma Indonesia Los Angeles pada tanggal 22 July 2007.
Dengan Thema “Peran dan Partisipasi Masyarakat sebagai Duta Bangsa di Amerika Serikat” Dalam kesempatan tersebut , selain KonJen RI, wakil-wakil masyarakat yang yang ikut serta menjadi pembuka acara tukar pikiran adalah Emile D. Mailangkay, Indra Kartawinata, Dwirana Satyavat dan Robert Kounang.
Kalau dulu pelaku diplomasi biasanya di lakukan oleh pejabat Negara, namun sesuai dengan perkembangan zaman masyarakat justru harus menjadi pemegang peran dalam ‘Total Diplomasi”, singkatnya setiap orang jadi duta bangsa.
Pak Emile Mailangkay memaparkan kilas balik segala usaha masyarakat Indonesia di Los Angeles untuk membawa nama harum Indonesia di mata Amerika. Seperti pada Tournament of Roses yang menampilkan float “Sampoerna”, organisasi seperti IBS (Indonesian Business Society) juga pernah menggelar seminar bisnis sebulan sekali dulu. Tak Lupa juga PPLSN 1999 (Pemilu) semua di dukung dari masyarakat Indonesia disini.
Sementara itu tokoh Dwirana Satyavat (Afat) menggaris bawahi public opinion harus diperhitungkan untuk membawa nama baik Indoensia , Robert Kounang yang enggan bermain dengan politik namun mencetuskan voice impact dari masyarakat Indonesia. Lain lagi pendapat dari Matthew Mulyanto, tokoh Jakarta –Los Angeles Sister City ini malah jelas-jemelas mengatakan bahwa berpolitik itu sangatlah penting, disamping itu penguasaan media adalah salah satu cara kekuatan diplomasi.
Pak Wenten yang professor Gamelan diam-diam sudah melakukan total diplomasi yang dicanangkan. Buktinya sekarang sudah ada 250 club Gamelan yang aktif di AS, yang berada di 35 states. Tidak ketinggalan di Canada , Mexico City, Inggeris ada 45 disusul Holand dengan 35 gamelan. Demikian pula Pak Joko yang mendampingi Prof Wenten , menekankan pentingnya pelajaran Budi Pekerti.
Yaulie sebagai lawyer juga komit akan membantu masyarakat Indonesia, dengan memberikan layanan terbaik untuk orang Indonesia. Dia juga berjanji akan membela hak kaum imigran dari Indonesia apabila sampai di zolimi , bahkan dia sedia bekerja secara probono untuk masyarakat Indonesia yang termasuk tidak mampu secara financial.
Komentar dari KonJen Subijaksono yang akrab disapa dengan nama “Pak Sony”, ternyata beliau merasa terkesima dengan loyalitas bangsa Indonesia di luar negeri ini, beliau tidak memandang status warganegara dari Masyarakat Indonesia disini. Yang pasti beliau mengharapkan agar forum semacam ini akan membawa persatuan dan kebersamaan dikalangan masyarakat Indonesia di Southern California ini.
Acara kemudian dilanjutkan dengan curhat dari bebertapa tokoh masyarakat yang tentunya menjadi masukan bagi masyarakat semua.
Acara silaturrahmi dengan makan malam bersama ini bakal di jadwalkan oleh konJen Sony 2-3 kali dalam setahun.
|