SBY ke Singapura, Presiden dan Wapres Tak Ada di Indonesia
Nurvita Indarini /Indonesia Media
Jarang-jarang Presiden SBY dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pergi dalam saat bersamaan ke luar negeri meninggalkan negara. Wapres JK akan tiba di Indonesia dari Timur Tengah pada 20 November, sementara Presiden SBY bertolak ke Singapura hari ini memulai lawatan empat harinya.
Rencananya, Presiden SBY dan rombongan akan meninggalkan Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur pada Senin (18/11/2007) pukul 09.00 WIB. SBY akan berada di negeri jiran itu hingga 22 November untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN.
Sejumlah menteri akan turut mendampingi Presiden SBY. Agenda ini dianggap penting untuk dihadiri Presiden SBY, karena semua pemimpin negara anggota ASEAN akan hadir.
Sementara Wapres JK meninggalkan Indonesia menuju Timur Tengah untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) OPEC pada Jumat (16/11/2007). Acara ini juga dianggap penting, karena diikuti oleh semua pemimpin negara penghasil minyak yang tergabung dalam OPEC. Rencananya, JK baru akan kembali ke Indonesia pada 20 November 2007.
Dengan demikian, beberapa jam mulai 19 hingga 20 November 2007 nanti, kedua pemimpin Indonesia, Presiden SBY dan Wapres JK, tidak berada di Indonesia. Dalam catatan detikcom, keadaan seperti ini belum pernah terjadi selama SBY dan JK ditetapkan sebagai pemimpin Indonesia Oktober 2004 lalu.
Belum diketahui siapa yang ditunjuk menjadi pemimpin sementara (ad-interim) pengganti SBY dan JK. Bagaimana bila terjadi sesuatu yang penting dan genting di dalam negeri? Siapa yang bertanggung jawab? Di dalam aturannya, Presiden bisa menunjuk Menteri Koordinator untuk bisa menjadi pemimpin sementara.
|