|
Indonesia Media
Pejabat Yang Tidak Mau Terima Suap
Saat peresmian penambangan emas Freeport, Papua. Seorang pejabat tinggi Negara dari Jakarta mendapat undangan meresmikan dan memberi sambutan.
Setelah acara sambutan selesai, pejabat tinggi negara tersebut diajak berkeliling melihat proses penambangan dari bijih emas sampai dengan pengolahannya. Dari bahan mentah sampai barang jadi berupa perhiasan emas yang berkilauan.
Saat mendampingi pejabat tinggi negara ini , sang pemilik pabrik berkata:
“Emas jenis terbaru ini kami berikan sebagai hadiah kepada Bapak”.
Lalu sang pejabat berkata:
“Oh, saya tidak bisa menerimanya. Nanti saya dikira menerima suap”.
“Kalau begitu saya jual seharga Rp.500,-” per gramnya.
Lalu sang pejabat berkata:
“Ok, kalau begitu saya beli sepuluh kilogram”.
Tidak Boleh Membawa Binatang ke Pesawat
Seorang pria (Yulius) menenteng keranjang sambil melangkah kepintu masuk bandara di Dekai, Yahukimo, lalu terdengar bentakan dari seorang security :
"Hey, berhenti, tidak boleh membawa binatang ke dalam pesawat!!! Apa itu yang kamu bawa ???"
Yulius : "Nangka Pak..."
security : "Tapi kok gerak-gerak?"
Yulius : "Ini benar Nangka pak..
Security : "Kalo begitu silahkan masuk, tapi ingat kalau kamu menipu saya, saya hajar kamu!!"
Yulius : (sambil melangkah masuk babinya berbunyi : nggggoooookkk)
security : "Nah, kamu bohong kan... itu tadi bunyi apa? sekarang buka keranjangnya !!!" (sambil memegangi kerah baju Yulius)
Yulius : "Ini memang babi pak tapi namanya Nangka!"
Membaca Surat Nikah Waktu Krisis Pernikahan
Sepasang suami istri baru saja bertengkar selama beberapa waktu.
Setelah hati dan kepala mulai dingin, si istri menghampiri suaminya yang sedang melihat-lihat surat kawin mereka, "Apa yang sedang kamu lakukan?"
Si suami mencoba menyembunyikan dokumen yang ada di tangannya dan berkata, "Aku tidak melakukan apa-apa."
Si istri yang telah melihat dokumen itu, sangat kecewa. "Tidak melakukan apa-apa? Aku melihatmu membaca surat kawin kita. Mengapa kamu berbohong! Kamu sudah mengamati surat kawin itu, dari atas sampai bawah, dibolak-balik lagi! Untuk apa itu?"
Merasa kesal, si suami berkata, "Baiklah jika kamu ingin tahu. Dari tadi aku sedang mencari tanggal kadaluarsa surat kawin ini!"
Tips Untuk Wanita yang Pertama Kali Melakukannya
1. Berbaringlah dengan tenang, meskipun Anda pasti akan merasa tegang dan grogi.
2. Dia akan mendekat dan menanyakan apakah Anda takut. Kalau dia bertanya demikian, gelengkanlah kepala Anda dengan penuh keberanian.
3. Lalu dia akan mulai memasukan "Perkakas"-nya. Mungkin suhu badan Anda akan meningkat. Tapi tenang saja, karena dia akan melakukannya dengan gentle..
4. Dia akan memandang mata Anda dalam- dalam, dan meminta Anda untuk percaya padanya. Jangan kuatir, dia sudah punya banyak pengalaman dalam hal ini.
5. Senyumnya yang menawan akan membuat Anda sedikit rileks, dan dia akan meminta Anda untuk membuka lebih lebar agar dia dapat masuk dengan mudah. Saat ini mungkin Anda akan memintanya agar melakukan apa yang ingin dia lakukan dengan cepat. Tapi dia tak mau terburu-buru. Dia tidak ingin Anda kesakitan.
6. Dia juga akan menanyakan kalau- kalau Anda merasa sakit. Meskipun berlinang air mata, tetaplah gelengkan kepala Anda, dan meminta dia untuk meneruskannya. Pada moment ini mungkin Anda juga akan merasa sedikit mati rasa.
7. Setelah beberapa saat, Anda akan merasakan suatu kelegaan yang luar biasa, dan dia akan menarik "Perkakas"- nya keluar. Dia akan tersenyum hangat, dan memuji betapa hebatnya Anda.
8. Tersenyumlah sepuas-puasnya, Karena bagaimanapun juga, ini adalah pengalaman pertama Anda yaitu...."CABUT GIGI"
Penjaga Palang Rel Kereta Api Diadili
Suatu malam kereta api yang sedang melewati persimpangan menabrak sebuah mobil. Sang penjaga palang pintu kereta dihadapkan ke pengadilan.
Di pengadilan sang penjaga palang ngotot mengatakan bahwa dia sudah memperingatkan mobil itu dengan mengayun-ayunkan lampu senter ke arah mobil itu berkali-kali selama hampir satu menit. Bahkan di depan sidang dia berdiri memperagakan bagaimana lampu senter itu diayun-ayunkannya.
Akhirnya dia dibebaskan dari hukuman.
Pengacaranya segera memuji dia karena peragaannya di depan sidang itu meyakinkan hakim bahwa dia sudah bertindak benar.
"Uiiihhh... padahal saya sudah deg-degan setengah mati waktu disidang tadi," kata sang penjaga palang.
"Kenapa?" tanya si pengacara
"Kalau saja hakim bertanya apa waktu saya ayun-ayunkan lampunya senternya lagi nyala apa tidak...!" jawab si penjaga palang agak sedikit gemetar.
Permintaan Terpidana Mati Sebelum Dieksekusi
Pada suatu hari seorang terpidana akan di eksekusi hukuman mati karena terbukti bersalah melakukan pembunuhan berantai.
Sebelum terpidana tersebut di eksekusi oleh regu penembak, seorang kepala regu penembak menanyakan permintaan terakhir sang terpidana.
"Apa permintaan terakhir kamu sebelum ditembak mati?" tanya kepala regu pada terpidana.
"Tolong senapannya diarahkan ke orang lain, Pak!" jawab sang terpidana.
|