Festival Kue Bulan (Zhong Qiu Jie)

Eddy Djaja /Indonesia Media

Festival Kue Bulan mempunyai sejarah yang panjang, seperti festival tradisional yang lainnya, yang terbentuk dan berkembang secara perlahan-lahan. Kaisar pada jaman dahulu mempunyai sistim melakukan upacara persembahan pada musim semi dan musim gugur Kemudian diikuti oleh para aristokrat dan skolar dengan melihat kelangit untuk mengamati dan merasakan keindahan bulan purnama yang terang dan bulat untuk menyalurkan kasih dan perasaan. Perayaan tersebut kemudian diikuti oleh rakyat menjadi sebuah aktivitas tradisi,

 

Menurut legenda dikisahkan didepan Istana Bulan (The Moon Palace) ada sebuah pohon yang tumbuh sangat besar, yang mempunyai ketinggian 500 Zhang (1 Zhang = 1.333m). Dibawah pohon itu ada seorang yang menebang pohon tersebut. Akan tetapi setiap kali kapak di tancapkan ke pohon untuk menebang, ditempat selah tancapan segera merapat kembali. Selama ribuan tahun pohon tersebut tidak bisa ditebang.

 

Menurut ceritanya orang yang menebang pohon tersebut bernama Wu Gang, orang Dinasty Han, yang pernah mengikuti dewa untuk belajar Begitu sampai di perbatasan langit, dia melakukan kesalahan. Oleh dewa ia dihukum ke Istana Bulan untuk menebang pohon yang tidak dapat ditebang disetiap hari. Suatu pekerjaan berulang-ulang yang sia-sia dan yang sangat berat, sebagai hukuman.

 

Tradisi Festival Kue Bulan berawal pada masa Dinasty Yuan. Pada saat itu rakyat ditindas oleh pemerintahan Yuan yang kejam yang membedakan tingkatan (kasta) menurut suku, yang sebagian besar adalah suku Han. Banyak rakyat yang melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan pusat Yuan. Zhu Yuan Zhang bersama berbagai kumpulan ingin melakukan pemberontakan pada saat yang sama. Pengiriman informasi waktu pergerakan sangat sulit dilakukan. Oleh karena itu penasehat Zhu Yang Zhang yang bernama Liu Bo Wen memikirkan cara pemecahannya, yaitu dengan memasukan kertas kedalam kue pancake yang berisi keterangan bahwa pada malam tanggal 15 bulan 8 akan melakukan pemberontakan. Pesan itu dikirim keberbagai daerah tempat pasukan pemberontak sebagai tanda untuk melakukan pemberontakan secara bersamaan pada malam Zhong Qiu.

 

Dengan cepat Zhu Yuan Zhang berhasil menguasai berbagai pusat kekuatan dinasty Yuan. Pemberontakan berhasil sukses. Informasi keberhasilan pemberontakan tersebut diterima oleh Zhu Yan Zhang yang kemudian menetapkan setiap Zhong Qiu membuat Kue Bulan untuk dipersembahkan kepada pejabat-pejabat kerajaan. Tradisi makan Kue Bulan pada saat Festival Zhong Qiu dengan cepat tersebar keberbagai kalangan. Setiap tahun pada bulan 8 tanggal 15 merupakan hari Festival Zhong Qiu. Hari itu merupakan hari pertengahan dari musim gugur yang mengalami masa perubahan, karena itu disebut sebagai Zhong Qiu .

 

Bulan purnama pada bulan 8 tanggal 15 Imlek merupakan bulan purnama yang paling indah karena bentuk bulan yang lebih bundar, besar, dan terang Pada malam tersebut orang yang memandang bulan akan teringat dan timbul perasaan kangen pada keluarga dan tentu ingin berkumpul bersama keluarga yang jauh dari tempat perantauan.

 

 

       

 


FastCounter by bCentral