Megawati: Sebarkan Pemahaman Islam Modern yang Anti Kekerasan dan Teror
Indonesia Media
Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri ketika melantik Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia Minggu petang (5/8), meminta agar Baitul Muslimin Indonesia menyebarkan pemahaman Islam modern yang anti kekerasan dan teror, karena hal itu sesuai dengan paham nasionalistik pendiri bangsa. Pengurus Pusat Baitul Muslinin Indonesia yang diketuai Hamka Haq itu berjumlah sekitar 40-an orang, meliputi Syafii Maarif (mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah) dan Said Agil Siraj (Ketua PBNU) sebagai Dewan Pembina, sera ekonom Faisal Basri.
Pada kesempatan itu Ketua Umum PDI Perjuangan membantah anggapan pihak-pihak tertentu bahwa pembentukan Baitul Muslimin Indonesia dilatarbelakangi keinginan PDI Perjuangan untuk menggalang dukungan kaum muslim pada Pemilu 2009. "Tak ada kaitannya," demikian Megawati menegaskan. Meskipun demikian, ia meminta kepada pengurus untuk berpegang pada ketentuan dan program partai serta menjaga kerahasiaan informasi partai.
Sementara itu Ketua Umum Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia, Hamka Haq, mengemukakan organisasi yang dipimpinnya itu tidak hanya bergerak di bidang keagamaan, tetapi juga di bidang kenegaraan, dengan mendampingi PDI Perjuangan untuk memasyarakatkan ideology nasional berdasarkan Pancasila. Ia juga berharap Baitul Muslimin Indonesia memberi hawa baru kepada partai. "Baitul Muslimin akan memperkuat tulang banteng moncong putih dan membuat darah banteng moncong putih lebih segar," kata hamka memberi perumpamaan.
|