Kegadisan Melayang Diperkosa Dukun, Mau Pasang Susuk Malah 'Ditusuk'

Indonesia Media

Kesal karena lama tak memperoleh jodoh, seorang gadis

datang ke dukun sakti untuk memasang susuk, namun bukan susuk itu yang didapat

malah kena 'tusuk'. Kegadisannya harus melayang akibat diperkosa sang dukun.

 

Korban Kus, 27, warga Soko, Sidorejo, Salatiga kemudian lapor ke polisi setempat

dan atas laporan itu, tersangka Siral,70, akhirnya diringkus Reskrim Polres

Salatiga.

 

"Tersangka hingga kini masih menjalani pemeriksaan," kata petugas Reskrim Polres

Salatiga.

 

Menurut keterangan, kejadian bermula ketika Kus mengeluh kepada Siral karena

belum mendapatkan jodoh. Siral lalu menawarkan jasa baiknya untuk memasang susuk

pada tubuhnya agar dicintai laki-laki.

 

Tawaran itu diterima korban sehingga sang dukun segera mendatangi rumah korban

dengan membawa sejumlah perlengkapan termasuk kembang dan susuk jarum. "Siral

kemudian memulai memasang susuk dengan terlebih dulu memandikan korban dengan

kembang yang sudah disiapkan," ujar petugas.

 

Saat memandikan sebenarnya disaksikan orangtua korban. Namun saat akan memasang

susuk, Siral mulai menggunakan tipuannya. Dengan alasan salah satu jarum

susuknya hilang, sang dukun berupaya mengajak korban agar bersedia datang ke

rumahnya.

 

Kedua orangtua korban tanpa curiga mengizinkan sang dukun memasang susuk ke

tubuh putrinya di rumahnya.

 

Namun begitu tiba, korban merasakan seperti kena sihir sebelum akhirnya tak

sadarkan diri di sebuah kamar rumah sang dukun. Selama hampir tiga jam korban

mendadak tak sadarkan diri. Diduga saat korban tak sadarkan diri itulah sang

dukun melampiaskan nafsunya.

 

BERDARAH

Setelah tersadar, korban merasakan "milik pribadinya" sakit dan berdarah. Korban

yang sadar telah dikerjai dukun cabul itu, segera pulang dan melaporkan apa yang

dialaminya kepada orang tuanya.

 

Bagai disambar geledek, orang tua korban kontan kalap langsung mendatangi rumah

sang dukun bermaksud melakukan perhitungan. Tetapi niat keluarga korban dicegah

oleh warga setempat dan disarankan melapor kepada polisi saja. Atas saran warga,

orang tua korban langsung melapor ke Polres Salatiga dan beberapa saat kemudian

sang dukun ditangkap.

 

 

 

       

 


FastCounter by bCentral