PDI Perjuangan Berhasil Yakinkan Kongres AS tentang Papua

(pdi-perjuanga/IM)

Diskusi antara politisi PDI Perjuangan yang dipimpin oleh HM Taufiq Kiemas dan Pramono Anung dengan sejumlah anggota Kongres Amerika Serikat menyebabkan perubahan sikap yang drastis di kalangan anggota Kongres Amerika Serikat terhadap kondisi perpolitikan di Indonesia dan masalah integrasi Papua dalam wadah NKRI.

Menurut HM Taufiq Kiemas, delegasi PDI Perjuangan berhasil meyakinkan para anggota Kongres AS, sehingga mereka tidak akan mengungkit-ungkit lagi kedaulatan RI atas Papua. "Kongres AS bahkan menghormati kedaulatan RI di wilayah itu dan tak menanyakan lagi status PPU", tandas politisi senior HM Taufiq Kiemas. Ditambahkan, para anggota Kongres menyambut gembira kemajuan di Papua, yang kini dipimpin oleh putera asli Papua.

Bahkan Eni Faleomavaega, anggota Kongres asal Samoa Timur menegaskan tidak ingin lagi campur tangan masalah Papua. "Saya tak ingin memperkeruh keadaan", kata Taufiq Kiemas menirukan ucapan Eni Faleomavaega (56). Eni adalah ketua Sub Komisi Asia Pasific, dan merupakan salah satu anggota Kongres yang beberapa waktu lalu mengajukan resolusi ke Kongres untuk penentuan pendapat rakyat Papua soal kemerdekaan Papua. "Eni memberi kesan draft itu sudah dikubur", ujar Taufiq.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat di Raybun Building Kompleks Capitol Hill Washington DC, delegasi PDI Perjuangan berhasil meyakinkan keseriusan Indonesia dalam menangani Papua, termasuk mendorong partisipasi publik setempat dalam setiap pembangunan dan mendorong putera Papua menduduki posisi penting di pemerintahan. "Kami ceritakan dua Gubernur di Papua juga kader PDI Perjuangan. Emir Moeis, Ketua Panitia Anggaran DPR RI yang ikut rombongan ini menjelaskan bahwa tahun ini alokasi APBN untuk Papua sudah lebih 4 miliar dollar AS atau senilai Rp. 40 trilyun. Angka ini dikomentari sebagai angka fantastik oleh Eni," tutur Taufiq.

Rombongan juga mengundang Eni Falaemavaega untuk berkunjung ke Indonesia dan akan diantar ke Papua. Undangan PDI Perjuangan itu mendapat sambutan antusias dari Eni Faleomavengga. "Beliau menyatakan keinginannya ke Jakarta, dan dari Jakarta dia ingin melihat perkembangan Papua, terutama setelah Pilkada langsung yang dalam pandangan Eni sangat positif dan terutama mengalami banyak kemajuan," ujar Andreas Pareira, anggota rombongan yang pulang labih dahulu ke Jakarta.

       

 


FastCounter by bCentral