|
|
Klarifikasi tentang
IndoDay
(Arnold Lukito/IM)
IndoDay 2007 kali ini akan dirayakan pada
hari Sabtu, Augustus 11, 2007, di SF Union Square. Sejarahnya
dipelopori oleh Tony Lolong sejak 1994 di SF. Nama IndoDay
sebagai wadah Kegiatan Tahunan Bersama yang tujuannya adalah
untuk menggalang masyarakat Indonesia dan penduduk San Francisco
berkumpul setahun sekali dalam rangka merayakan kebudayaan
dan hari kemerdekaan Indonesia. Festival ini selalu dimeriahkan
oleh restoran-restoran Indonesia berasal dari San Francisco
Bay Area, juga tak tertinggal pengusaha-pengusaha local.
Bahkan banyak politisi Amerika yang selalu memberikan kata
sambutan tertulis untuk kegiatan IndoDay ini. Di bawah ini
adalah contoh dua kata sambutan dari mereka:
60th Speaker of the US House of Representatives, Nancy Pelosi:
“For the past five years IndoDay has been the biggest Indonesian
event in the nation. This is an excellent opportunity to
join together and strengthen the unity of Indonesian Community.
This event is an important opportunity to celebrate our
rich Indonesian cultural heritage.”
42nd Mayor of San Francisco, Gavin Newsom:
“IndoDay provides a wonderful opportunity for the Indonesian
American Community of Northern California to preserve and
share their homeland’s beautiful tradition and history.
This annual event reflects the great diversity of San Francisco
and help us to learn more about the rich history of Indonesian
American.”
Pada setiap perayaan IndoDay, banyak pengunjung dari bermacam-macam
suku bangsa. Dan kita semuapun dapat menggalang persahabatan
di antara sesama penduduk local Indonesia yang tinggal di
San Francisco Bay Area.
Klarifikasi.
Kisruh ini dimulai dari tuntutan transparansi pembukuan.
Lalu tuduhan selanjutnya diikuti oleh rumor korupsi yang
dilakukan oleh KJRI-SF, IndoDay dan Tony Lolong dengan melakukan
penyebarluasan emails yang berisi defamations atau libelling
yang berisikan tulisan-tilisan negative dan tuduhan korupsi
tentang keuangan KJRI-SF dan IndoDay 2006.
Diduga laporan itu dimulai hanya berdasarkan audit Badan
Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang belum lengkap, dan bukan
berdasarkan laporan akhir yang sudah diterima, diselesaikan
dan ditutup pada awal 2007.
Pada June 22 ,2007 jam 6 malam, di KJRI-SF telah diadakan
“rapat persidangan” yang dihadiri oleh pihak kelompok penuntut
dan semua komite IndoDay 2007, juga sebagian penduduk lokal
Indonesia San Fransico yang ingin menyaksikan dan melihat
sendiri bagaimana kisah pencemaran nama baik berhasil diselesaikan
dengan damai.
Beni Bevly sebagai moderator telah sukses menggalang semua
peserta dan menghasilkan voting atau pemungutan suara dari
semua yang hadir, dengan memberikan pertanyaan, apakah semua
yang hadir dapat menerima atau menolak Laporan Keuangan
Panitia IndoDay 2006? Seperti yang selama ini dipertanyakan
oleh pihak kelompok penuntut. Dari pengambilan suara yang
berasal dari 27 peserta rapat; telah dihasilkan 17 suara
setuju atau menerima Laporan Keuangan IndoDay 2006, 5 tidak
menerima atau menolak, 5 abstain atau tidak memberikan suara.
Dengan demikian, dari pertemuan rapat persidangan malam
itu, tuduhan pencemaran nama baik terhadap KJRI-SF, IndoDay,
dan Tony Lolong sudah diselesaikan dengan suara majoritas
sudah percaya bahwa tidak ada penyalah-gunaan keuangan dari
pembukuan IndoDay 2006.
Kita masing-masing berkewajiban menghargai asas-asas demokrasi
kebebasan berbicara, penuntutan akan transparansi, kebijaksanaan
pemimpin, dan menekankan the Principle of Presumption of
Innocence dalam menginvestigasi suatu masalah. Akan tetapi
pre-investigasi sangat mutlak dan sangat diperlukan sebelum
melakukan protes dengan menghormati sesama manusia dan tentunya
juga HAM serta asas Demokrasi Amerika, kendati kami juga
tetap harus menghormati suara pengamat sebagai Check and
Balance.
Penulis adalah salah satu anggota Komite IndoDay San Francisco.
"
| |