5th RIAU HITAM - PUTIH INTERNATIONAL 2007

Suara Pembaruan / Indonesia Media

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono menghadiri Perayaan Agung 200 Tahun Gereja Katolik di Jakarta, yang berlangsung di Istora Senayan, Sabtu (26/5) malam. Tema perayaan ini adalah "Makin Setia kepada Tuhan, Makin Berbakti kepada Masyarakat dan Bangsa."

Dalam kesempatan itu, Uskup Agung Jakarta Julius Kardinal Darmaatmadja menjelaskan bahwa yang diperingati malam tersebut adalah pengangkatan seorang pimpinan gereja setingkat uskup yang berkedudukan di Jakarta pada tanggal 8 Mei 1807, dengan wilayah kerja seluas Nusantara.

"Selama 200 tahun itu di Jakarta silih berganti 13 pimpinan dan yang ke-13 ini saya," kata Uskup Julius.

"Kami merayakannya dalam dua sisi, sisi iman dan sisi bagaimana hidup beriman menjadi rahmat bagi semua orang," jelasnya.

Dikatakan, umat Katolik adalah bagian utuh dari bangsa Indonesia. Umat Katolik, sebagaimana saudara-saudaranya yang lain, memiliki hak dan kewajiban yang sama. Bersama saudaranya yang lain ikut bertanggung jawab di dalam membangun bangsa menuju Indonesia yang aman dan damai, lebih adil, demokratis, dan sejahtera.

Pada kesempatan itu, Presiden Yudhoyono mengajak para pemimpin umat Katolik untuk secara aktif mengambil bagian dalam tugas besar melanjutkan reformasi dan membangun kembali Indonesia pascakrisis.

"Saya berharap pemimpin, tokoh, dan pemuka agama Katolik terus mengajarkan ajaran agama dan moral yang baik dan benar, terus membangun karakter dan kepribadian umat yang tangguh, terus membimbing dan memberi contoh untuk hidup rukun dan harmonis dengan umat beragama yang lain," kata Presiden.

 

       

 


FastCounter by bCentral