JENGKOL CAP GO MEH DI PASAR SENGGOL SAN FRANCISCO 2007

Indonesia Media

What ? Jengkol Cap Go Meh ? "Apa pula itu ?", sergah si Butet dengan

mimik keheranan. Tentu saja, ini bukanlah menu baru di Pasar Senggol

San Francisco. Ini sekedar kelakar seorang pengunjung, yang mencoba

menggambarkan betapa beraneka-ragamnya hidangan Nusantara di event

penting buat masyarakat Indonesia di California Utara, Minggu, 4 Maret

2007 lalu. Betapa tidak, Lontong Cap go Meh sebagai hidangan khas

Tionghoa disuguhkan dalam beberapa booth amblas tak berbekas dalam

tempo beberapa jam. Hal sama terjadi pula buat tempe segar, gudeg

krecek, ikan pepes, pempek kapal selam, sate padang, sambal terasi dan

sambal goreng petai ! Bahkan, "Jengkol Balado", jengkol beku yang

kabarnya diterbangkan dari Thailand dan disulap menjadi "gourmet food"

ala Padang ini laris manis, habis dalam waktu 30 menit saja !

Antusiasme perantau Indonesia sungguh luar biasa !

 

Bukan jenis makanan saja yang bhineka. Pengunjungpun sama bhineka-nya.

Berbagai nuansa warna, tidak perduli golongan, suku, agama dan warna

celana. Tidak hanya dari San Francisco Bay Area saja. Ada yang dari

Indonesia dan sedang berlibur di Bay Area . Juga, orang Indonesia

mulai dari San Bernardino, Fresno sampai Reno ! Visitor-nya yang

Bhineka Tunggal Ika, dalam versi Amrik disebut E Pluribus Unum. Karena

spirit itulah, tidak tanggung-tanggung, salah salah satu California

State Senate, Mr. Leland Yee, Phd, meluangkan waktu hadir, menyambut

dan mendukung kesatuan segenap insan Indonesia di California Utara

dalam hajatan ini. Yes, United We Chow ! Bersatu Kita Ma'em ! Asal

anda tahu saja. Dr. Yee adalah salah satu Asian American yang

menduduki jabatan teras dalam pemerintahan di Negara Bagian

California.

 

Tidak hanya Senator Yee yang hadir. Bahkan, istri beliau, Mrs. Maxine

Yee, secara khusus datang menjadi Juri Kehormatan acara "Kontes Meimei

n Titi" di acara Pasar Senggol San Francisco. Publik Indonesia di Bay

Area tidak hanya mendapat hadiah, tetapi sekaligus bonus. Pasar

Senggol kali ini kebetulan bertepatan dengan 15 hari menyusul Tahun

Baru Imlek 2558. Salah satu acaranya adalah kontes pemilihan adik

kecil laki atau perempuan tercakep dengan gaun cheongsam atau dangsam.

Pemenangnya adalah Cassey Caroline Lee, si imud dari Reno, Nevada.

Acara semakin seru karena dipandu oleh MC Siska Silitonga, dara jelita

yang fasih berbahasa Mandarin, English dan Indonesia. Yang bikin

meriah pesta rakyat ini, termasuk acara magic show, komedi Cici n Koko

dengan iringan musik Warkop dan penampilan "Band Anak Negeri" yang

dimotori oleh Bung Aldrich.

 

O' ya, DJ pro secara non-stop menghibur publik Indonesia di arena

Pasar Senggol San Francisco. "Cubit-cubitan oi Senggol-senggolan ....

", begitulah salah satu lantun lagu dangdut Elvy Sukaesih yang

dimainkan .... Senggol lagi aahh lain kali ... :)

 

       

 


FastCounter by bCentral