Semasa Kecil Obama Pernah Belajar di Sekolah Kristen dan Islam
(sumber: LA Times 15Maret 2007 disingkat dan diterjemahkan oleh edllsda99)
Semasa kecil ketika tinggal di Indonesia , Barack Obama pernah bersekolah di sekolah Katolik dan juga di sekolah Islam. Dengan memiliki latar belakang di kedua agama tersebut yaitu Kristen dan Islam bisa saja memberikan keuntungan baginya jika terpilih menjadi Presiden Amerika dimana negara-negara Islam dengan kelompok radikalnya merupakan isu penting dalam bidang keamanan dan politik luar negeri. Namun memiliki hubungan dengan Islam tidak dapat diterima dalam politik Amerika.
Sebagai anak yang pernah tinggal di Indonesia selama 4 tahun membuat Obama sebagai kandidat presiden yang lain dari pada kandidat-kandidat presiden Amerika sebelumnya. Tidak seorangpun tahu bagaimana reaksi masyarakat Amerika terhadap seorang kandidat presiden yang sudah mempunyai hubungan dengan Islam sejak masa kecilnya. Para pembantunya dalam kampanye telah meyakinkan bahwa kepercayaan Obama sangat kuat terhadap agama Kristen dan meminimalkan keterkaitannya dengan Islam.
Seorang juru bicaranya, Robert Gubbs dalam pernyataannya di bulan Januari lalu mengatakan Obama dibesarkan dalam keluarga yang sekular di Indonesia oleh seorang ayah angkat dan ibunya. Pernyataan ini dibuatnya setelah beredar laporan bahwa Obama pernah mengikuti pelajaran di salah satu madrasa yang radikal semasa kecilnya. Namun dijelaskannya bahwa Senator Obama tidak pernah menjadi seorang Muslim dan komitmennya pada ajaran Kristen ketika ia bergabung dalam United Church of Christ di Chicago. Demikian dalam pernyataan Gibbs pada 24 Januari lalu. Tapi dalam pernyataannya kepada harian Los Angeles Times pada hari Rabu para juru kampanyenya mengatakan hal yang berbeda yaitu “Obama tidak pernah mempraktekan ajaran Islam”. Selanjutnya dikatakan bahwa semasa kecilnya Obama pernah tinggal disekitar lingkungan Islam.
Mantan guru Katolik Roma dan guru Islam berikut kedua teman Obama mengatakan bahwa ia didaftarkan oleh keluarganya sebagai seorang Muslin di kedua sekolahnya itu. Dengan pendaftaran itu berarti bahwa Obama ketika di kelas tiga dan kelas empat belajar Islam selama dua jam setiap minggunya. Teman sekolahnya mengatakan bahwa Obama kadang-kadang pergi sholat Jumat di mesjid.
Obama dilahirkan di Honolulu . Ketika ia berusia 2 tahun ayahnya Barack Hussein Obama Sr dari Kenya dan ibunya yang kelahiran Kansas , Ann Dunham bercerai. Lalu ayahnya menikah dengan Lolo Soetoro, seorang Muslim. Pada tahun 1967 mereka pindah ke Jakarta dimana Obama menetap dari umur 6 sampai 10 tahun. Orang-orang disana mengenalnya sebagai Barry Soetoro.
Pada tahun 1968 Obama mulai kelas satu di St Francis Assisi Foundation School di dekat rumahnya. Sekolah Dasar Katolik ini baru saja dibuka dan ingin mendapatkan sebanyak mungkin murid, maka mereka menerima murid dari semua aliran agama, kata Israella Dharmawan guru Obama. Ketika itu Barry juga sembahyang secara Katolik namun ia seorang Muslim. Ia terdaftar sebagai seorang Muslim sebab ibunya Lolo Soetoro adalah seorang Muslim. Dua orang guru Obama yaitu mantan Wakil Kepala Sekolah Tine Hariyari dan guru kelas tiga, Effendi mengatakan mereka ingat bahwa Obama terdaftar sebagai Muslim dimana hal ini menentukan dimana ia harus mengikuti pelajaran agamanya. Murid Muslim diajarkan oleh guru Muslim dan murid Kristen oleh guru Kristen.
Fermina Katarina Sinaga, guru Obama di kelas tiga pernah minta murid di kelasnya menulis essai berjudul “Impianku: Apa Keinginanku Di Masa Depan”. Obama menulis “Aku ingin menjadi Presiden”.
|