SBY dan Kala diam2 ada kontrak tertulis

Dilaporkan Oleh: Dr.Irawan.

Bertempat di Bunche Hall UCLA , siang itu diadakan pertemuan dengan Prof. R.William Liddle dari The Ohio State University, acara yang disponsori oleh Center of South East Asia Studies ini dihadiri oleh pengamat serius masalah Indonesia.

 

Dalam membahas kemungkinan hasil Pemilu RI 2009 , boss Lembaga Survey Indonesia itu sempat keceplosan mengatakan bahwa, memang ada perjanjian tertulis sebelum SBY menggandeng JK pada Pemilu 2004 dimana JK diberi kewenangan tertentu terutama dalam urusan ekonomi. Pantas saja sepak terjang Jusuf Kala sebagai Wapres kelihatan begitu gesit bahkan terkesan lebih lincah dari presidennya.

 

Namun belakangan ini semua orang juga tahu SBY dan JK seperti yang pecah kongsi. Setelah JK memimpin Golkar bisa dipastikan JK mengincar RI1 di pertandingan 2009. Budaya masyarakat Indonesia memang mempunyai karakteristik tersendiri dalam memilih calon pemimpinnya, demikian pula factor Koran dan TV diperkirakan banyak mempengaruhi opini masyarakat. Ada TV yang cenderung mengusung calon tertentu, tapi umumnya TVRI biasanya selalu lebih berpihak kepada figur yang sedang berkuasa. Mungkin saja akan terjadi status quo nanti apabila SBY dan JK melihat tidak ada pilihan lain . Ini semua tergamtung perkembangan dalam 2 tahun ini.

 

Sumber yang kami kutip dari LSI menunjukan saat ini gerakan tebar pesona SBY masih

tetap terpopuler, karena belum muncul figur baru. Entah kenapa Bill Liddle cenderung tidak melihat kemungkinan Megawati akan tampil kembali kepanggung kekuasaan. Bill melihat Mega hanya sebagai sosok yang berdiri dari bayangan karisma Soekarno.

 

Dari hasil survey diakhir tahun 2006:

Bila pemilihan presiden diadakan hari ini, siapa yang akan dipilih, SBY atau tokoh yang lain? (%) : SBY 56 – Tokoh lain 34 – Belum tahu 10

 

Ini adalah kabar buruk sementara bagi kelompok oposisi. Peluang tokoh-tokoh nasional lain yang mungkin akan maju dalam Pilpres seperti Megawati, MJK, Wiranto, Amien Rais, Hidayat Nurwahid, dll, belum banyak mengalami kemajuan. Kelompok oposisi yang ingin mencabut mandat rakyat dari SBY tak bersambut di masyarakat pada umumnya.

 

Berikut perolehan dukungan bila pemilihan presiden diadakan hari ini, siapa yang akan dipilih dari sejumlah nama berikut? (%) : SBY 48 – Megawati 17 – Kalla 4 –

Wiranto 4 – Amien 3 – Hidayat 2 – lainnya 12 – belum tahu 10

 

Namun masih ada sekitar 2 tahun bagi oposisi untuk merubah peta dukungan terhadap SBY tersebut, dengan memunculkan figur baru. Opini publik sangat dinamis, dan sebagian tergantung pada apa yang dikerjakan SBY dalam 2 tahun ke depan. Apa yang membantu SBY kembali menguat dukungannya dari rakyat?

 

Keterangan :

 

* Waktu survei : 18 – 22 Desember 2006

* Jumlah sampel 1227, dengan margin of error +/- 3,0% pada tingkat kepercayaan 95%.Responden tersebar di 33 propinsi dengan jumlah responden yang proporsional sesuai dengan jumlah penduduk di masing-masing propinsi.

* Metodologi: multistage random sampling. Wawancara: Tatap muka dengan responden oleh pewawancara terlatih.

* Quality control: Dilakukan dengan spot check pada 20% responden yang dipilih secara random, dan tidak ditemukan kesalahan dalam jumlah berarti

 

 

       

 


FastCounter by bCentral