Kumpulan Humor

Indonesia Media

Saya Lebih Tertarik Putri Anda

 

Agus sudah cukup lama berpacaran dengan Susi. Pada suatu hari, Agus bermaksud melamar Susi dengan mendatangi calon ayah mertuanya sambil berkata, " Om , saya saya ingin menikah dengan Susi."

 

Ayahnya Susi segera memotong pembicaraan dan bertanya, "Apakah kamu sudah bertemu dengan istri saya?"

 

Agus dengan gugup menjawab, "Sudah, tapi terima kasih, Om ! Saya lebih tertarik putri Anda."

Tugas Polisi Baru di Lampu Merah

 

Suatu malam Dibyo ketika masih di Akademi Kepolisian di Candi, di pinggiran Semarang , mendapat tugas praktek lapangan untuk pertama kalinya diantar seorang sersan pelatih memasuki kota Semarang . Mereka sampai di sebelah tempat dekat perempatan jalan.

 

“Nah, kau lihat lampu merah itu? Kau bertugas di sana ,” ujar sang sersan sambil menunjuk Trafic Light yang sedang menyala merah di perempatan jalan.

 

Semalaman taruna Dibyo tidak pulang-pulang. Sehari kemudian ia muncul dan langsung menghadap sang sersan pelatih.

 

“Ke mana saja engkau?” hardik sang sersan.

 

“Siap! Ke Solo, lalu balik kembali,” jawab Dibyo tenang tetapi tegas, “ ternyata lampu merah itu lampu belakang sebuah truck. Laporan selesai!”

Mesin Cadangan di Bagasi Belakang VW Kodok

 

Seorang suami yang mempunyai istri sok tahu akan berangkat arisan di RW sebelah dengan menggunakan mobil VW kodok tahun 1960-an. Baru saja setengah perjalanan mobil VW kodok tersebut mogok.

 

Istri: "Sebentar, Mas tetap pegang stir. Biar Saya yang periksa. Walau saya perempuan saya juga bisa betulkan mobil lho." (Si Istri langsung ke depan mobil).

 

Istri: "Mas buka kap depannya."

 

Suami: "Ya, sudah Bu.."

 

Istri: "Astaga.. mesin mobilnya tidak ada. Wah Mas..., mungkin dicuri orang."

 

Sambil geleng-geleng kepala si suami berkata, "Wah jangan takut Bu.., saya masih punya mesin cadangan, di bagasi belakang."

 

Membawa Titipan dari Istri

 

Ada penumpang laki-laki di mikrolet sedari tadi tangan kanannya selalu mengembang dan seakan-akan mencengkeram seperti memegang bola. Kalau ada goyangan dan tersenggol oleh penumpang yang turun dia nampak sewot.

 

Penumpang lain berfikir bahwa ada yang sakit di tangan kanannya sehingga maklum saja. Tak lama kemudian tangan kirinya ditangkupkan untuk membentuk ukuran yang sama dan persis seperti yang kanan. Setelah selesai tangan kanan agak disandarkan dan kelihatan rileks, ganti tangan kiri yang nampak seperti memegang bola.

 

Penumpang lain jadi penasaran. Kenapa ini orang. Tangan kanannya ternyata tidak sakit sama sekali. Lalu setelah sampai di depan pertokoan dia memberi aba-aba pada si sopir mikrolet untuk berhenti. Lalu ada seorang penumpang memberanikan untuk bertanya.

 

"Bang kenapa tangan kirinya kok sedari tadi tampak tegang terus ?!!". Lalu dijawab oleh orang laki-laki paroh baya tadi.

 

"Ini lho mas, saya dapat titipan dari istri saya untuk beli Bra ?!!. Penumpang lainnya hanya melongo sambil berdesis "Oooo ...."

 

       

 


FastCounter by bCentral