|
 |
Sekitar Thanksgiving di St. Stephen Church Dan Kegiatan IC-ADLA
Oleh: Stefani Tuadi
Warga katolik di Monterey Park, California pada tanggal 23 Nopember 2006 mengucapkan terima kasih atas semua berkah yang diterima selama ini dengan Misa Kudus yang dibawakan dengan berbagai bahasa yaitu, Indonesia, Spanyol, Mandarin dan Inggris di St. Stephen Martyr Church. Warga yang hadir adalah warga gereja St. Thomas Aquinas dan St. Stephen Church. Jika di St. Stephen ada Misa berbahasa Indonesia setiap minggunya, maka di St. Thomas ada Misa berbahasa Mandarin, kedua gereja ini terletak di kota Monterey Park.
Ciri khas Misa Thanksgiving ini ditandai dengan acara homili (khotbah) yang berbeda dari pada Misa seperti biasanya. Pada hari ini “main celebrant”, Romo Larry Estrada, tidak khotbah tetapi memberi kesempatan kepada empat orang perwakilan dari berbagai etnik yang ada untuk mengucapkan terima kasih atas berkat-berkat yang telah diterima. Perwakilan yang berbahasa Inggris menyatakan terima kasihnya atas keberhasilan cucunya. Perwakilan dari Indonesia antara lain mengatakan bahwa semakin kita diberkahi oleh Tuhan, semakin kita lupa diri dengan menjadi tamak, kikir dan lupa akan arti hakikat hidup ini. Untuk itu pada kesempatan itu ia bersyukur dan berterima Kasih atas anak yang dititipkan oleh Tuhan, suami, istri, keluarga, kesehatan dan semua talenta yang diperoleh. Hasil kolekte pada perayaan Thanksgiving menurut Sister Susan Slater akan dipakai untuk kegiataan “Outreach Ministry” yang antara lain memberikan makanan untuk keluarga yang kekurangan dan membutuhkan.
Selain homili yang berbeda, hari ini ditandai dengan persembahan yang khusus dari berbagai etnik, kelompok indonesia mempersembahakn tumpeng yang digotong oleh empat orang pria yang memakai pakaian daerah. Warga yang datang juga mengenakan pakaian nasional atau tradisional mereka. Lagu-lagu yang didengungkan juga memakai empat bahasa. Pada desempatan ini Romo Yosef Dowa, Pr. yang masa tugasnya telah berakhir di Los Angeles dan Romo penggati beliau, Romo Stephanus Heruyanto, Pr. ikut mempersembahkan misa sebagai “con-celebrant”. Serah terima dari romo Yosef ke Romo Heru telah diselenggarakan pada tanggal 12 Nopember 2006 lalu, maka secara resmi sejak saat itu chaplin warga Indonesian Catholic Community of Archdiocese of Los Angeles (IC-ADLA) adalah Romo Heru.
Tidak terasa tiga tahun sudah Romo Yosef bertugas di Los Angeles, berat rasanya warga IC-ADLA melepas kepergian beliau. Terima kasih Romo Yosef, semoga Tuhan selalu melindungi dan memberkahi romo dimanapun romo berada. Romo Heru telah datang di Los Angeles sejak akhir September yang lalu. Beliau ditabiskan sebagai iman pada tanggal 21 Januari 1981 setelah lulus dari Universitas Filsafat Teologi di Jogja yang dijalaninya dari tahun 1972 sampai tahun 1980. Dari tahun 1991 sampai 1994 beliau melanjutkan pendidikannya di Asian Social Institute di kota Manila, Pilipina. Sejak ditabiskan sebagai iman beliau menjadi pastor paroki di berbagai tempat antara lain di Klaten, Solo, Semarang dan Jogyakarta. Dari tahun 2003 sampai tahun 2005 beliau menjabat Sekretaris Eksekutif Komisi Kerawan KWI Jakarta. Selamat datang Romo Heru dan selamat bertugas. Romo Heru adalah romo ke tiga yang bertugas di Los Angeles di kommuniti katolik Indonesia (IC-ADLA) yang baru saja merayakan hari jadinya yang ke lima pada tanggal 17 September yang lalu.
Acara Temu-Pisah Romo Yosef dan Romo Heru yang diadakan pada tanggal 12 Nopember tersebut berjalan meriah. Pada kesempatan tersebut hadir juga Romo Adrianus Budhi, Msc yang saat ini bertugas melayani keluarga katolik Indonesia di San Bernadino. Setiap wilayah dan kategorial yang ada di bawah IC-ADLA mengisi acara untuk romo mereka pada hari itu. Satu acara yang khas adalah ketika para Mudika (Muda Mudi Katolik) menyanyikan lagu untuk Romo Yosef dan Romo Heru dengan iringan alat-alat musik seperti botol kosong, sendok, garpu, botol isi merica atau garam dan lainnya. Acara temu pisah ini diakhir oleh lagu Gembala Yang Baik yang dibawakan oleh bapak pendeta Paul Gunadi dan teman yang pada saat itu ikut memeriahkan suasana dengan band “ NYA” dibawah pimpinan pak Arif Wiguna.
| |