Penataran Seni oleh Bhagawan Ciptoning

Indonesia Media

Pada hari Rabu, 15 November 2006, bertempat di Lantai II gedung KJRI Los Angeles telah berlangsung acara pembukaan pelatihan dan penataran seni dan tari Nusantara yang diajarkan oleh Bp. Bhagawan Ciptoning. Acara yang dimulai pada pukul 19:00 malam tersebut dihadiri sebanyak 20 orang dari kalangan masyarakat Indonesia yang berpengalaman mengajar seni dan tari Indonesia.

 

Dalam acara tersebut KUAI Los Angeles menyampaikan sambutan singkat kepada tamu-tamu yang hadir. Dalam sambutannya KUAI menyambut baik usaha pelatihan dan penataran seni yang merupakan kerjasama KJRI Los Angeles dan Bp. Bhagawan Ciptoning. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan citra Indonesia di mata masyarakat setempat. KUAI juga menyampaikan bahwa pelatihan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan ahli-ahli seni dan tari yang hadir. Diharapkan juga bagi para anggota masyarakat yang mengikuti kelas tersebut pada akhirnya dapat memprakarsai berdirinya sanggar-sanggar seni yang dapat menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia dan masyarakat setempat di wilayah Los Angeles dan sekitarnya.

 

Bhagawan Ciptoning juga memperkenalkan dirinya kepada anggota masyarakat yang hadir. Dalam perkenalan tersebut, Bp. Ciptoning juga menjelaskan bahwa dirinya merupakan koreografer dan dosen dari Institut Seni Indonesia Surakarta dan pernah diundang oleh Ford Foundation dan University of California Los Angeles untuk mengajar seni dan tari Indonesia di UCLA pada awal tahun 2006. Kehadiran Bp. Ciptoning merupakan undangan KJRI Los Angeles untuk mengadakan pelatihan dan penataran seni tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa keaneka ragaman budaya di Indonesia memang sangat jelas perbedaannya, namun dapat juga terlihat kesamaaannya. Menurutnya pengalaman mengajar seni Indonesia di negara-negara asing justru membuka kesempatan baginya untuk mempromosikan citra Indonesia sebagai negara yang kaya dan cinta damai kepada masyarakat asing yang dikunjunginya.

 

Setelah acara ramah tamah, Bp. Ciptoning membuka kelasnya dengan mengundang para anggota masyarakat yang hadir untuk memaparkan pengalaman masing-masing dalam mempelajari seni dan budaya Indonesia. Setelah itu, Bp. Ciptoning juga meminta para anggota masyarakat yang hadir untuk menuliskan profil pengalaman tersebut. Menurut Bp. Ciptoning, kelas tersebut akan diadakan dua hari seminggu dimana dirinya akan mengajarkan manajemen seni, pengenalan gerak tari berbagai daerah Nusantara, dan kreatifitas dalam koreografi tari Nusantara. Menurut rencana, pelatihan ini akan berlangsung dari tanggal 15 November 2006 – 17 Januari 2007.

 

 

 

       

 


FastCounter by bCentral