Kandungan Sperma

Seorang kakek tua berusia 85 tahun pergi mengunjungi dokter kelamin untuk memeriksa kandungan spermanya.

Sang dokter mengambil sebuah toples kecil dan berkata, "Bawa toples kecil ini pulang, dan bawa kembali esok hari dengan contoh sperma Anda didalamnya."

Keesokannya kakek tua tersebut datang kembali ke klinik dan memberikan toples kecil itu kepada sang dokter. Akan tetapi toples kecil itu masih kosong seperti kemarin, bersih dan tidak ada sedikit sperma pun didalamnya.

Sang dokter bertanya mengapa toples itu masih kosong, dan sang kakek tua menjawab;

"Begini dok, saya sudah coba dengan tangan kanan saya, tapi tidak bisa. Saya coba dengan tangan kiri saya, tetap tidak bisa."
"Lalu saya minta bantuan isteri saya. Ia gunakan tangan kanannya, tidak bisa. Ia gunakan tangan kirinya, tetap tidak bisa."
"Istri saya mencoba dengan mulut, tapi masih tidak bisa juga.



Kami akhirnya memanggil Arlin gadis tetangga sebelah. Ia mencoba dengan tangan kanan, tapi tidak bisa. Ia mencoba dengan tangan kiri, tetap tidak bisa.
Ia mencoba dengan kedua tangannya, masih tidak bisa juga. Dicoba diapit dengan ketiak Arlin masih tidak bisa juga.
Bahkan Arlin sudah mencoba dengan menjepit diantara kedua pahanya, tetapi tidak bisa juga." Ungkap kakek tua.

"Bapak sampai minta bantuan gadis tetangga sebelah???" Tanya sang dokter sambil takjub.
"Iya, dan sampai sekarang saya, istri saya dan Arlin tetap tidak bisa membuka tutup toples ini." Jelas kakek tua.

Tumor Otak


Dokter : Dengan menyesal harus saya katakan pada Anda bahwa Anda terkena tumor di otak.
Amat: Horee!!! (melompat kegirangan)
Dokter : Anda mengerti maksud saya bukan?
Amat : Tentu saja, apakah Anda kira saya bodoh?
Dokter : Mengapa Anda begitu gembira?
Amat : Karena itu membuktikan bahwa saya mempunyai otak.

Amat di Sekolah

Guru : Berapakah 5 plus 4?
Amat : 9
Guru : Berapakah 4 plus 5?
Amat : He, he, Anda mau menjebak saya, Anda hanya membalik hitungannya,jawabnya 6. Guru : Berapakah 5 plus 4?
Amat : 9
Guru : Berapakah 4 plus 5?
Amat : He, he, Anda mau menjebak saya, Anda hanya membalik hitungannya,jawabnya 6.

Amat di Apotik

Amat : Saya ingin membeli vitamin untuk cucu saya.
Karyawan : Vitamin apa, A, B atau C?
Amat : Apa saja, cucu saya belum bisa membaca!!

Amat Sedang di Belakang Orang Yang Mengantri di ATM

Orang : Apa yang kamu lihat?
Amat : Saya tahu nomor PIN Anda, hee, hee...
Orang : OK, berapakah nomor PIN saya?
Amat : Empat buah asterisk (*).
(Asterisk = tanda bintang)

Amat Sedang Mengobrol Dengan Teman

Teman : Bagaimana dengan kaset video yang Anda pinjam dari saya kemarin? Bagus?
Amat : Apanya yang bagus, tadinya saya kira itu sebuah film horor. Ternyata tidak ada gambarnya.
Teman : Apa judul film itu?
Amat : Head Cleaner.

Ibu Amat Meninggal

Amat : (menangis) Dokter bilang, ibu saya meninggal.
Teman : Saya ikut berduka cita, sahabatku.
Dua menit kemudian Amat menangis lagi bahkan lebih keras.
Teman : Ada apa lagi?
Amat : Kakak saya baru menelepon, ibunya juga meninggal.

Amat Menghadiri Rapat

Rekan : Maaf saya terlambat. Saya terjebak di dalam lift selama 4 jam karena listrik padam.
Amat : Tidak apa, saya juga ... saya terjebak di eskalator selama 3 jam.




 

 

 


     

 


FastCounter by bCentral