BERITA IICC

Pada Sabtu malam, 1 Juli 2006, dilantai III KJRI telah dilakukan pembukaan secara resmi Indonesian Information and Cultural Center (IICC), KJRI-Los Angeles oleh KUAI RI, Hanggiro Setiabudi didampingi oleh Konsul Pensosdik yang menjadi Ketua IICC, Bambang Susanto. Pembukaan tersebut dihadiri oleh lebih dari 350 undangan yang terdiri dari kalangan diplomatik, pemerintah dan berbagai kalangan setempat, media cetak dan elektronik serta sejumlah tokoh masyarakat Indonesia.

Rangkaian kegiatan Pembukaan IICC tersebut antara lain : di siang hari dilapangan parkir KJRI mulai pukul 10:30 pagi s/d 13:00 dilaksanakan bazaar yang sebagian hasil penjualannya disalurkan untuk membantu meringankan korban gempa bumi Jogya dan Jateng. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan pentas seni berupa reog ponorogo, calung, tarian, musik, nyanyian Indonesia oleh anak dll. Pengisi acara adalah berbagai perkumpulan/sanggar tari dan gamelan serta kelas bahasa dibawah naungan IICC, KJRI-Los Angeles. Pengunjung yang hadir dalam kegiatan dimaksud lebih dari 400 orang sebagian besar masyarakat Indonesia.

Pukul 15:30 s/d 18:30 bertempat di ruang teater KJRI dilaksanakan pemutaran 2 buah film nasional yaitu Janji Jhoni dan Mengejar Matahari. Teater yang berkapasitas 50 orang tersebut penuh dihadiri penonton. IICC telah melakukan kegiatan pemutaran film nasional sejak 6 bulan lalu, terutama dalam kaitan dengan kegiatan hari-hari besar nasional. Selanjutnya kegiatan pemutaran film nasional ini direncanakan akan dilakukan secara reguler 1 bulan sekali dengan penonton masyarakat Indonesia maupun masyarakat lokal atau asing setempat. Hingga saat ini IICC telah memiliki beberapa buah film nasional yang mencukupi untuk diputar hingga akhir tahun 2006.

Pukul 19:00 s/d 19:30 para undangan sebagian besar masyarakat lokal dan asing setempat memulai kehadirannya dengan disambut oleh Home Staff KJRI dan kemudian dipandu oleh 20 penerima tamu berpakaian daerah Bhineka Tunggal Ika melihat Galery yang isinya terdiri dari benda-benda budaya dari berbagai daerah Indonesia mulai dengan reflika Candi Borobudur, Rumah Toraja, Batak, minangkabau, Rebab, Kecapi, Wayang Golek dan Kulit, Keris, Berbagai Kain Songket, berbagai Ukiran, Patung dari Asmat, Patung Wayang Kaju Bali, berbagai Payung, berbagai Lukisan, Hasil Hasta Karya berupa Anyaman dan banyak lagi benda budaya lainnya. Para undangan selanjutnya mengunjungi Sekretariat IICC yang dilengkapi web site: www. indonesian-icc.com, kemudian menengok perpustakaan yang baru memiliki lebih dari 200 judul buku berbahasa Inggris tentang Indonesia yang telah tercatat dalam web site IICC. Pada kesempatan itu juga meninjau ruang perangkat gamelan yang terdiri dari gamelan Jawa, Bali, Sunda, Batak, Angklung, Kulintang, Reog Ponorogo dll serta ruang pelatihan tari. Ruang ITPC (Indonesian Trade Promotion Center) juga merupakan perhatian dari para undangan.

Pukul 19:30 s/d 20:00 undangan menuju tempat resepsi di lantai III dengan menikmati makanan khas Indonesia. Pukul 20:00 s/d 22:00 acara inti peresmian pembukaan IICC diawali dengan kata pengantar oleh Ketua IICC dilanjutkan dengan sambutan KUAI yang sekaligus melakukan pemukulan gong dan pembukaan symbol IICC serta berderetnya penerima tamu berpakaian daerah/Group Bhineka Tunggal Ika sebagai tanda dibukanya secara resmi IICC, KJRI-Los Angeles. Acara selanjutnya di suguhkan berbagai tarian, gamelan selama 2 jam.

Acara pagelaran malam diawali dengan instrument gamelan jawa yang mengiringi group Bhineka Tunggal Ika dikuti Tarian Rejang Dewa, Gambyong, Saman, Jaipongan/Calung, Legong Taksu, Gunung Sari, Tarian Bugis, Ngarojeng dan ditutup oleh tarian Cendrawasih.

Undangan dengan penuh antusias menyaksikan sebagian kecil dari keragaman seni budaya dan hasil karya serta produk budaya, makanan yang disajikan dalam acara pembukaan tersebut. Para undangan menyampaikan selamat serta sukses atas pembukaan IICC tersebut. Undangan yang hadir terdapat sejumlah

Konsul Jenderal dan Staff Diplomatik, sejumlah pejabat dari Wali Kota Los Angeles, dan Orange County, Faculty Member dari UCLA, USC, UC Santa Barbara, Peperdin Univ. Direktur Korea Cultur Center, Guthe Institue, Japan Culture Center, LA Chambers of Commerce, Travel Writter, Orang Utan Foundation, beberapa guru Sekolah, sejumlah tokoh masyarakat Bangladesh, Philipina, Pakistan, Hispanic, Islamic Center, Islamic Information Service, Media electronic seperti Fox News, Chanel 9 KCLA, beberapa media cetak setempat termasuk beberapa media lokal Indonesia di Los Angeles dll.

Latar belakang dan misi serta IICC :

1. Pusat informasi dan Kebudayaan Indonesia/Indonesian Information and Cultural Center (IICC) ini dirintis sejak pertengahan tahun 2005, dimana Konsul Jenderal pada saat itu Bapak Handriyo Kusumo Priyo. IICC, KJRI-Los Angeles berdiri juga berkat dukungan kuat dari Dubes RI –Washington DC, Bapak Sudjadnan Parnohadiningrat.

2. Gagasan ini terus dimatangkan dengan dilakukan seminar dan diskusi bersama tokoh budaya, cendikiawan dan mahasiswa dari California Arts (CalArts), UCLA, UC Riverside dan sejumlah tokoh masyarakat Indonesia serta kunjungan ke beberapa Culture Center. Hal ini dilakukan sebagai masukan dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pendirian IICC.

3. Pada pertengahan tahun 2005 IICC telah mulai melakukan pelatihan tari dan gamelan dan musik tradisional lainnya setiap minggu bekerjasama dengan para pelatih tari/budayawan Indonesia serta tokoh & masyarakat Indonesia yang ada diwilayah Los Angeles dan sekitarnya mendukung kegiatan tersebut.

4. Kegiatan yang pernah dilakukan IICC adalah sbb :

• Kerjasama dengan Korean Cultural Center, Konsulat Jenderal Korea-Los Angeles berupa Joint Culture Performance dan Pemutaran Film Dokumenter bersama serta penyanjian makanan khas masing-masing. Pada kesempatan tersebut hadir lebih dari 150 komunitas lokal dan asing setempat. (Publikasi terlampir).

- Pegelaran Seni Budaya, Pemutaran Film Dokumenter, pameran benda budaya, penyajian makanan khas Indonesia, Presentasi di depan mahasiswa di Colorado Spring dan Denver, bekerjasama dengan Colorado College dan Group Tunas Mekar, Denver, Colorado. Hadir masyarakat setempat pada pementasan dimasud masing-masing 400 orang dan 500 orang. Publikasi terlampir.

- Pentas Seni Budaya di University of Wyoming di Larami, Wyoming dan pemutaran film dokumenter bekerjasama dengan Univ. of Wyoming dan Tunas Mekar. Hadir masyarakat setempat pada saat itu lebih dari 300 penonton. Publikasi terlampir.

- Mendukung pentas budaya dan pameran di benda budaya dan pemutaran Film Nasional, penyajian makanan khas Indonesia di Honolulu bekerjasama dengan Permias, Hawaii. Hadir pada saat itu lebih dari 300 penonton.

5. Tangga1 Juli 2006 telah dilakukan pembukaan secara resmi IICC dengan berbagai rangkaian kegiatan.

6. Pada tanggal 8 dan 9 Juli mendatang akan mengikuti Lotus Festival, bertempat di Eco Park Glendel. Indonesia akan menampilkan 2 tarian dan pameran benda budaya serta penyampaian informasi umum tentang Indonesia. Festival tahunan ini diikuti oleh hampir seluruh perwakilan asing di Los Angeles. Tahun lalu pengunjung yang hadir selama dua hari mencapai lebih dari 400 ribu orang. Tempat pelaksanaannya di Taman terbuka yang sangat luas yang juga tempat rekreasi di Los Angeles. Indonesia selalu mendapat perhatian yang antusias dari pengunjung. Tarian Indonesia akan tampil dalam Lotus Festival, Sabtu, 8 Juli 2006 pukul 11:00 AM s/d 11:30 AM. Sedangkan Pameran akan berlangsung selama festival tsb. berlangsung.

7. Pada bulan Oktober 2006 direncanakan IICC bekerjasama dengan Tunas Mekar akan mengadakan pagelaran seni budaya, pemutaran film dan pameran benda budaya di University of Montana, Missoula. Dimasa mendatang akan di lakukan kerjasama kegiatan dengan Goethe Institue, Korea Cultural Center, pemerintah dan institusi setempatserta beberapa perwakilan asing di Los Angeles.

8 Bagi masyarakat Indonesia dan setempat yang akan berpartisipasi dan mengunjungi kegiatan IICC, KJRI Los Angeles, dapat dilihat jadwal sbb :

• Perpustakaan, Galery buka setiap hari Rabu dan Jum’at (2:00 PM s/d 5:00 PM).

• Menonton/menyaksikan Film Nasional Indonesia dapat datang pada hari Jum’at (6:00 PM s/d 8:00 PM) setiap akhir bulan.

• Belajar Bahasa Indonesia untuk anak-anak setiap hari Sabtu (6:00 PM s/d 7:30 PM). Untuk Orang Asing Dewasa, Kamis, Jum’at (5:00 s/d 7:PM).

• Untuk belajar/latihan berbagai tarian daerah Indonesia setiap hari Jum’at, (6:00 PM s/d 8:00 PM), Sabtu (1:00 PM s/d 7:00 PM) dan Minggu (2:00 PM s/d 6:00 PM).

• Belajar/latihan Gamelan Jawa setiap hari Minggu (6:00 PM s/d 8:PM).

• Belajar/latihan Reog Ponorogo, Minggu (6:00 PM s/d 8:00 PM).

• Belajar Gamelan Bali, Minggu (Open)

• Belajar Pencak Silat, (waktu open)

• Belajar Drama/Teater, (waktu open)

• Belajar/latihan Calung Jum’at (7:00 PM s/d 9:00 PM).

• Belajar Musik Kontemporer, Sabtu (waktu open)

• Belajar Rebana/traditional Percussion, Sabtu (waktu open)

- Musik tradisional dan tarian daerah Indonesia lainnya sedang dijajagi. Waktu open.

b. Pembelajaran dan Pelatihan tersebut diatas diperuntukkan bagi anak-anak juga dewasa, jika akan berpartisipasi silahkan menghubungi Sekretarist IICC, KJRI-Los Angeles beralamat di KJRI-Los Angeles, 3457 Wilshire Boulevard, Los Angeles, California, CA 90010, Telp. (213) 383 5126, ext. 10, 25, 26 dan 13, faks : (213) 487 3971, e-mail kjri@kjri-la.net.


     

 


FastCounter by bCentral