Peneliti
Mengatakan California Bagian Selatan Akan Mengalami Gempa
Dahsyat
Oleh Dan Vergano
Juni
22 – California Bagian Selatan di daerah San Andreas Fault
telah mengalami beberapa titik ketegangan yang memungkinkan
terjadinya bencana gempa yang dahsyat .
Daerah ini pernah mengalami gempa yang cukup
dahsyat pada tahun 1906 – yang lebih dikenal dengan nama
“Gempa San Francisco”. Sambungan dari daerah selatan ini
yang menuju Los Angeles dan San Diego tidak pernah mengalami
gempa besar selama kurang lebih 250 tahun.
Namun peneliti berpendapat bahwa di daerah ini bisa terjadi
bencana selama dua dekade mendatang. Demikian dikatakan
oleh seorang geophysicist Kenneth Hudnut dari U.S. Geological
Survey.
Geophysicist Yuri Fialko dari Scripps Institution of Oceanography
di La Jolla, California, menyebutnya sebagai "the king
of all faults in California." Fialko, pengarang dari
sebuah studi di journal Nature, mengatakan bahwa bagian
selatan dari San Andreas Fault merupakan daerah rawan gempa.
Kami tidak bisa mengatakan kapan persisnya
gempa besar tersebut akan terjadi. Bisa saja besok atau
bisa saja 20 tahun lagi. Dengan panjang melebihi 800 mil
dibawah kedalaman 10 mil, San Andreas Fault terbentuk dari
lempengan dibawah Lautan Pasifik melewati benua Amerika
Utara. Pergeseran tanahnya terjadi sekitar 2 inchi per tahun.
Seorang peneliti gempa John Rundle dari Universitas California
mengemukakan bahwa haruslah berhati-hati dalam menginterpretasikan
studi ini. Memang tidak disangkal bahwa orang orang di lapangan
sangat kuatir mengenai San Andreas Fault ini tetapi laporan
tersebut tidak seharusnya membuat masyarakat panik.
Karena gedung yang runtuh dan ambruk menewaskan
manusia dalam setiap bencana gempa, Fialko mengatakan bahwa
memperbaiki struktur gedung-gedung lama merupakan suatu
prioritas.
(IM)
|