"Next Ten" Menggugah Angaran California

Dilaporkan oleh: Dr.Irawan

Los Angeles, Mei 4 , 2006/Indonesia Media.
Next Ten, bersama New America Media menggelar konperensi pers tentang keprihatinan masalah anggaran belanja negara bagian California. Pasalnya adalah anggaran California dari tahun ketahun selalu sulit dirumuskan karena masalah anggaran belanja dan pemasukan pendapatan dari pajak yang berjalan tidak seimbang.

Banyak orang datang ke California ingin mengejar "Mimpi" California yang mana state ini memiliki perputaran ekonomi ke-enam terbesar di dunia (lebih dari $1,5 trilliun ). California mempunyai sejarah pertumbuhan ekonomi Amerika, tempat dimana banyak perusahaan yang ternama dibangun pertama kalinya termasuk Levi's, Disney, Wells fargo, MGM, Hughes Aircraft, Apple dan Google. 1/5 dari perdagangan nasional dibongkar dan didistribusikan lewat California. Populasi di-California ada 37 juta jiwa, dimana ada 5 juta jiwa baru bertambah dalam kurun 10 tahun belakangan ini. Satu dari empat orang California dilahirkan di luar state, dan satu dari empat orang California lahir di luar negeri. Mimpi itu akan segera berakhir apabila penduduk California tidak mengambil langkah-langkah untuk menyeimbangkan defisit anggarannya.

 

Sekitar tahun 2000-2001 harga saham melonjak tinggi sehingga pajak pendapatan juga melambung tinggi, legislatur California dengan mudahnya menciptakan anggaran belanja baru dan melakukan aturan pemotongan pajak. Masalahnya adalah setelah tahun 2001 harga saham jatuh, padahal anggaran belanja tetap dipatok seolah pendapatannya masih sama, disinilah mulai terjadi defisit. Para legislatif tidak berniat menyesuaikan anggaran belanja secara proporsional. Tarik menarik kepentingan politik tidak jarang menyebabkan pembahasan anggaran belanja masuk kedalam situasi gridlock yang kontraproduktif.

Oleh karena itu Next Ten, sebuah organisasi nonprofit dan nonpartisan yang didirikan oleh F. Noel Perry seorang pengusaha, seniman, dan philanthropis mengajak masyarakat California untuk lebih memperhatikan masalah apa yang terjadi di California, dan bersama memikirkan rencana kedepan. Usaha ini tidak dimaksudkan untuk jangka pendek, tapi sesuai dengan namanya "Next Ten" adalah untuk sepuluh tahun kedepan dan seterusnya.

 

Seorang ahli ekonomi senior, Stephen Levy. Director and senior economist of the Center for Continuing Study of the California Economy, didirikan sejak 1969 yang berkedudukan di Palo Alto sebagai rekan kerja dari Next Ten mengatakan;"Prinsipnya adalah menyeimbangkan antara pendapatan dan pengeluaran, defisit bisa diatasi dengan cara menciptakan sumber pendapatan termasuk pajak, atau mengurangi anggaran belanja. Namun dalam pelaksanaannya sangat sulit melakukannya, dibutuhkan pemikiran bersama dan keberanian kolektif".

 

 

Untuk itu Next Ten memberikan kesempatan kepada masyarakat California untuk menyerap informasi tentang Budget California , dan menyumbang inisiatif untuk pemecahan permasalahannya melalui:
-California Budget Challenge, sebuah model interaktif untuk alat menyusun budget yang sekarang digunakan di sekolah seluruh Amerika. Disana anda bisa menyusun anggaran sesuai dengan nilai dan prioritas anda sendiri, dengan mengaitkan peraturan perpajakan dan perbandingan dengan state budget yang ada sekarang ini.
-California Budget Choices, menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang budget.
-Budget Quiz, memuat 13 kunci pemecahan budget.
-California at Glance, rangkuman singkat tentang hal-hal menarik dibidang ekonomi dari California.

Next ten juga memberikan secara cuma-cuma materi kajian yang dicetak dalam 5 bahasa ; Inggeris, Spanyol, Mandarin, Korea, dan Vietnam. Silahkan kunjungi www.NextTen.org.

Sandy Close, President director of New America Media, menghimbau kepada seluruh etnis masyarakat California untuk sadar dan berpartisipasi dalam mengatasi masalah anggaran California dengan cara menyebar luaskan informasi dikalangan etnis masing-masing dan bekerja sama dengan local leaders. "Masa depan anak cucu kita tergantung pada usaha kita hari ini", demikian cetusnya.

 


 


     

 


FastCounter by bCentral