Suku & Budaya Mentawai
oleh Nurul Utami – Dosen Universitas Lampung
Suku
Mentawai yang berdiam di Pulau Mentawai yang terletak di
sebelah barat Pulau Sumatera adalah salah satu dari suku
dan budaya yang paling tua di dunia. Namun modernisasi telah
mengkikis habis kebudayaan mereka yang asli.
Sejak tahun 1960 penduduk lelaki Mentawai
tidak lagi mendekorasikan tubuh mereka dengan berbagai tattoo
yang merupakan akar kebudayaan mereka.
Generasi muda mereka sekarang ini telah beralih memakan
nasi dan tidak lagi makanan utama mereka dahulu yaitu sagu.
Tarian-tarian mereka tinggal merupakan tarian tradisional
untuk peragaan saja dan telah kehilangan makna keagamaannya.
Dalam
mengikuti arus kehidupan modern saat ini mereka juga tidak
lagi menggunakan obat-obat tradisional mereka yang terdiri
dari tumbuh-tumbuhan dan lebih memilih obat-obat yang diproduksi
oleh perusahaan farmasi sekarang.
Guna mengingatkan generasi muda mereka akan
budaya tradisional Mentawai yang asli Komunitas Mentawai
Tradisional dan Yayasan Citra Mandiri – sebuah organisasi
pemerintah yang bekerja di Pulau Mentawai telah melaksanakan
festival budaya di ibukota Tuapejat. Festival ini adalah
bagian dari Kongres Mentawai yang diadakan pada tanggal
7 – 10 April yang lalu yang mana telah ditutup dengan mengeluarkan
rekomendasi kepada pemerintah dalam mengelola sumber daya
yang ada di pulau yang terletak sebelah barat dari pantai
Sumatera ini.
(jp/diterjemahkan edllsda99/IM)

|