Warga Segel Dua Gereja


TEMPO Interaktif, Jakarta: Ratusan warga Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menyegel dua tempat ibadah dengan alasan diduga belum memiliki izin dari pemerintah setempat.

Penutupan dua gereja diwarnai perang mulut antara warga dan jemaatnya. Warga keberatan jika rumah dan rumah toko dijadikan tempat ibadah karena tidak sesuai dengan peruntukannya.

Adapun gereja yang disegel itu merupakan sebuah rumah di Perumahan Griya Bukit Jaya. Warga meminta pengelola rumah ibadah menutup kegiatannya.

"Kami khawatir ada penyimpangan agama jika mereka melaksanakan bukan di gereja," kata Wardi, seorang warga yang melagukan penyegelan. Menurut dia, seandainya umat Kristiani melaksanakan di gereja, warga mendukung.

Sejumlah umat yang akan melaksanakan kebaktian terpaksa mengurungkan niatnya. Bahkan ada dua jemaat menangis karena ia mengaku di kawasan Gunung Putri sulit mendapatkan tempat beribadah.

"Di Gunung Putri, kami belum memiliki tempat ibadah. Untuk itu, kami meminta toleransi agar diberikan tempat," katanya.

Setelah menyegel rumah tersebut, para warga melakukan sweeping ke sebuah rumah toko di sekitarnya, yang diduga sering dijadikan rumah ibadah. Tempat ini pun disegel.

Namun, sempat terjadi perang mulut antara warga dan Yosef, pengurus rumah ibadah. Warga meminta umat melaksanakan ibadat pada tempatnya.

Yosef menolak warga masuk untuk membubarkan acara kebaktian karena jemaatnya sudah pulang. Warga yang tidak percaya mencoba merangsek ke dalam. Perang mulut pun tidak terhindarkan. Akhirnya warga mengusir Yosef.

(DEFFAN PURNAMA/IM)

 

     

 


FastCounter by bCentral