Reelect
John Wuo
Arcadia, March 2, 2006 /Indonesia Media.
Arcadia
Indonesian Community mendukung penuh pemilihan kembali walikota
John Wuo sebagai city council. Selama ini Mayor Arcadia,
John Wuo diyakini sebagai walikota yang dekat dengan masyarakat
Indonesia, terbukti pada setiap kesempatan event penting
beliau selalu hadir dan memberikan dukungan. Hal ini dilakukan
ketika memberi tanda penghargaan kepada ICAA saat Bazaar
Imlek 2006 yang digelar February 4 lalu. Beliau menghargai
kiprah ICAA karena layanan kepada komunitas Indonesia di
Los Angeles melalui aktivitas organisasi.
Masyarakat Indonesia di kota Arcadia, California
semakin bertambah, hal ini menggugah Walikota John Wuo menyadarkan
masyarakat asal Indonesia untuk turut ambil bagian dalam
kepengurusan kota Arcadia. John Wuo secara pribadi menyatakan
bersedia menjadi tutor bagi masyarakat Indonesia yang ingin
belajar jadi wakil rakyat, khususnya di Arcadia. Sebagai
wakil ketua dari CEO (Chinese American Elected Officials)
beliau dengan sukarela menjadi mentor permanen bagi anak
muda yang terpilih dalam bea siswa CEO tahun lalu. Sayangnya
belum satupun putra puteri kami yang tertarik saat itu.
Kelebihan
John Wuo sebagai walikota adalah, beliau mau mendengarkan
semua keluhan dari masyarakat Arcadia. Dalam pengambilan
keputusan akhir beliau selalu mengacu pada peraturan yang
tertera, apabila dirasa peraturannya tidak memadai atau
tidak ada, beliau akan memberikan rekomendasi agar dipikirkan
peraturan baru yang mengacu kepada kepentingan mayoritas.
Namun apabila pribadinya merasa adanya ketidak adilan atau
keberpihakan terhadap kelompok tertentu, beliau siap membela
kendati beliau akan keluar sebagai suara yang tidak populer.
Beliau terpaksa harus kehilangan kawan sekutunya
dari council member akibat penolakannya terhadap Low Income
Housing yang direncanakan dibangun di kawasan Huntington
Drive dan First Avenue. John berpendapat pembangunan rumah
murah dikawasan tersebut akan menurunkan nilai properti
dan keamanan disana. John berpendapat Low Income Housing
yang dipersyaratkan oleh State of California dalam 10 tahun
ini lebih baik di bangun secara menyebar dalam unit-unit
kecil sehingga tidak terjadi konsentrasi tempat kumuh semacam
Ghetto.
John
Wuo menyindir kebiasaan buruk orang imigran Asia adalah
takut mendaftar sebagai registered voter karena takut dipanggil
ke Jury Duty. John mengingatkan bahwa hak kesenangan dan
kebebasan hidup dinegara Amerika Serikat hendaknya dibayar
juga dengan tugas dan kewajiban sebagai warga. John juga
mengingatkan bahwa jangan sampai kita diatur oleh kelompok
minoritas, padahal sekarang kota Arcadia mayoritas adalah
orang Asia.
Malam itu kawan-kawan Indonesia pada umumnya
menanyakan masalah lamanya proses izin bangunan di balai
kota. Mayor Wuo berjanji akan memperhatikan hal itu dan
langsung menunjuk pembantunya planning commission Frank
Hsu yang hadir saat itu untuk segera mengambil langkah yang
perlu.
John
Wuo adalah potret seorang imigran yang datang ke AS saat
dia berusia 16 tahun, Beliau sebagai VP dari Baldwin Realty,
dan pemilik sekolah After School. Isterinya Jane juga sebagai
pemilik sekolah after school taman kanak-kanak. Jane, isterinya
adalah kawan sekolahnya di kelas 5 SD, ini juga membuktikan
kesetiaan dan keseriusannya.
|