|
Batalkan Dubai mengambil alih operasi pelabuhan di Amerika
Dilaporkan oleh Dr.Irawan.
Monterey
Park, February 8, 2006 /Indonesia Media.
Sheriff Lee Baca dari LASD menggelar konperensi pers yang
diliput oleh belasan media local dan nasional mengenai Homeland
Security. Pertemuan yang dilakukan pukul 10:00 pagi waktu
setempat di markas besar sheriff ini dihadiri oleh U.S.
Congresswoman Jane Harman, (D) California, Los Angeles County
Supervisor Zev Yaroslavsky, dari district ke-3 dan kelompok
MAHSC (Muslim American Homeland Security Congress).
Konperensi pers ini terkesan darurat dilakukan
menyikap kontoversial pengambilalihan operasi 20 pelabuhan
di Amerika Serikat oleh korporasi Dubai. Sheriff Baca bersama
para petinggi diatas dengan keras menentang rencana tersebut.
Bahkan Congresswoman, Harman mengancam dengan menggunakan
kekuatan suara mayoritas rakyat untuk menolak ide gila itu.
Sireen
Sawaf, dari Muslim Public Affairs Council menyatakan bahwa:
”Pasalnya bukan kami membenci Arab Saudi, tapi karena sudah
terbukti mereka tidak berhasil mencegah beberapa warganya
yang terlibat dalam aksi teroris 911. Kami tahu bahwa Arab
Saudi adalah sekutu kita tapi pada keadaan begini hendaknya
jangan terburu-buru, perlu dipelajari secara lebih mendalam
dari semua aspek yang menyangkut segi keamanan”.
Presiden Bush telah mengancam akan menggunakan
hak veto untuk pertama kalinya terhadap langkah yang diambil
Kongres untuk menangguhkan rancangan itu. Kalangan Demokrat
dan Republik telah menyatakan khawatir pengambilalihan itu
dapat membahayakan keamanan nasional.
Dr.
Muzammil Siddiqi, dari Islam Society of Orange County mengeluarkan
pendapat yang sangat mengharukan :”Untuk kami yang namanya
rumah kami bukan dimana kami mengubur kakek dan nenek kami,
tapi yang kami sebut “rumah kami” adalah tanah dimana kami
membawa anak cucu kami kesana”
Petinggi (executive board) MAHSC yang hadir
saat itu adalah sbb: Ahmed Au Council of Pakistan American
Affairs, Hussam Ayloush Council on American-Islamic Relations,
Dafer M. Dakhil Omar Iban Khattab Foundation, Tiffany Horton
Muslim Womens’ League, Dr. Jamil Momand Islamic Center of
Southern California, Imam Saadiq Saafir Masjid Ibaadillah,
Sireen Sawaf Muslim Public Affairs Council, Dr. Muzammil
Siddiqi Islamic Society of Orange County, and Shakeel Syed
Shura Council.
Menurut kabar terakhir yang dlansir oleh KFWB, kasus ini
mengalami penundaan selama 45 hari menyusul protes besar-besaran
tersebut.
Sekilas tentang MAHSC
MUSLIM-AMERICAN HOMELAND SECURITY CONGRESS
Sebagai akibat dari serangan teroris pada
tanggal 21 September 2001 komunitas Muslim-Amerika telah
menjalin kerjasama di berbagai bidang dalam mendukung dan
berpartisipasi guna menjaga keamanan Amerika Serikat dan
bangsa-bangsa lainnya di dunia.
Untuk memaksimalkan usaha ini sudah merupakan
kebutuhan yang mendesak guna memformalisasikan dan menggabungkan
semua kegiatan kedalam satu unit usaha.
Sheriff
Leroy D. Baca dari Los Angeles County Sheriff’s Department
telah mengepalai dalam memformalisasikan partisipasi dari
semua penduduk Amerika termasuk kaum Muslim dengan masyarakat
lainnya. Untuk ini ia telah membentuk suatu organisasi nasional
dan telah menyerukan kepada segenap Muslim Amerika untuk
membentuk Muslim-American Homeland Security Congress (MAHSC)
Melalui persekutuan, kerjasama dan bantuan
dari pejabat-pejabat di tingkat lokal maupun nasional, penegak
hukum, masyarakat dan inter-faith grup, Muslim-American
Homeland Security Congress akan mendidik dan berkomunikasi
dengan semua penduduk Amerika mengenai maksud dan tujuan
dari MAHSC
Implementasi dari tujuan MAHSC adalah untuk
membantu pencegahan serangan teroris dan melindungi Amerika
Serikat beserta konstitusi dan rakyatnya.
MAHSC bersifat non-politis, bukan merupakan
badan pemerintah, tidak menyangkut suatu agama dan merupakan
satu organisasi nir-laba.
MISI
Muslim-American
Homeland Security Congress (MAHSC) akan menggalang Pendidikan
& Pengetahuan, Organisasi & Penguasaan, Komunikasi
& Kerjasama dengan masyarakat Amerika guna melindungi
dan mempertahankan Amerika Serikat termasuk semua warganya
melalui pencegahan atas serangan teroris dan aksi-aksi yang
bermotifkan kebencian.
NILAI-NILAI UTAMA
Sebagai
seorang Muslim Amerika, kami setia kepada bangsa dan berusaha
untuk melindungi bangsanya, agamanya dan berbagai ragam
peluang ekonominya yang telah memberikan keuntungan.
1. (Keadilan) Wahai kamu yang telah percaya!
Tetaplah pada kecintaanmu kepada Tuhan, menjadi saksi atas
semua kesamaan; dan janganlah membiarkan kebencian akan
seseorang menjerumuskanmu dalam dosa. Berlakulah adil: ini
merupakan suatu kesadaran akan adanya Tuhan. Dan curahkan
perhatianmu kepada Tuhan karena Ia tahu akan segala tindakanmu
(5:8)
2. Nabi Muhammad mengatakan bahwa tidak ada
alasan apapun untuk melakukan kejahatan. Janganlah menjadi
manusia tanpa otak dan mengatakan bahwa jika orang lain
memperlakukan kamu dengan baik bahwa kamu akan melakukan
mereka dengan baik dan jika mereka melakukan suatu yang
tidak benar, kamu akan melakukan suatu yang tidak benar.
Biasakan berbuat kebaikan dan tidak melakukan suatu kesalahan
walaupun mereka telah melakukan kejahatan (Al Tirmidhi)
3. Islam mengutuk agama yang extrimis dan
dalam pemakain tindakan
kekerasan terhadap orang yang tidak berdosa. Tidak ada toleransi
dalam Islam untuk segala tindakan yang extrim dan perbuatan
yang dilakukan oleh kaum teroris
4. Men-targetkan nyawa orang dan hak milik
seseorang melalui bom bunuh diri atau segala bentuk penyerangan
adalah haram – atau tidak diperbolehkan – dan bagi mereka
yang melakukannya adalah seorang kriminal bukannya “pahlawan”.
5. Haram hukumnya bagi seorang Muslim untuk
bekerja sama dengan seorang ataupun grup yang terlibat dalam
tindakan teroris atau kekerasan lainnya dan segala tindakan
tersebut harus dikutuk.
6. Adalah merupakan tugas sosial dan kewajiban
agama bagi seorang Muslim untuk bekerja sama dengan penegak
hukum guna melindungi hak dan nyawa seseorang.
TUJUAN MUSLIM-AMERICAN HOMELAND SECURITY CONGRESS
1. Menciptakan dan mempromosikan kerjasama
dengan penegak hukum dan grup sosial lainnya guna mencegah
dan melindungi Amerika Serikat berserta penduduknya dari
serangan teroris.
2. Mencegah pengisolasian diri dengan cara
memberikan semangat dan bantuan kepada Muslim Amerika dalam
berpartisipasi dengan masyarakat lainnya melalui strategi
komunikasi dan kerja sama antara Muslim Amerika dengan institusi
non-Muslim.
3. Bergabung dan mendukung para pakar dan
pemimpin Muslim dalam tingkat nasional dan internasional
yang telah menyatakan kutukannya terhadap segala tindakan
terorisme.
4. Menciptakan program di media massa guna
mendidik publik atas kontribusi yang telah dilakukan oleh
Muslim Amerika dalam menolak segala bentuk terorisme.
5. Mengusahakan bantuan dan campur tangan
dari pejabat negara, penegak hukum, pebisnis dan komunitas
keagamaan lainnya didalam usaha-usaha yang dilakukan MAHSC.
6. Akan dibentuk Dewan Pemuda dengan tujuan
mengadakan seminar dan program-program lainnya dalam usaha
untuk mendidik masyarakat dalam rangka pencapaian tujuan
MAHSC dan mempromosikan saling pengertian di antara komunitas
kaum muda.
7. Memberikan dorongan kepada mesjid, institusi
pendidikan Islam, organisasi Muslim dan non-Muslim dalam
mengadakan program pendidikan guna mendukung keluarga Amerika
dalam partisipasinya menjaga keamanan dalam negeri.
8. Menciptakan program komunikasi keluar dan
program komunikasi kedalam di komisi pemasaran guna menyampaikan
dan mempromosikan tujuan MAHSC.
9. Memfasilitasikan komunikasi antara masyarakat
dengan organisasi penegak hukum guna memperdalam pengertian
antara individu dalam bidang kebudayaan dan keagamaan untuk
mencegah tindakan kejahatan yang bersifat kebencian.
BOX:
:”Untuk kami yang namanya rumah kami bukan dimana kami mengubur
kakek dan nenek kami, tapi yang kami sebut “rumah kami”
adalah tanah dimana kami membawa anak cucu kami kesana”
|