Soal Kritik yang dianggap menjelekan Indonesia

Oleh : Harry Adinegara
Soalnya yalah soal kritik. Kritik bisa membangun dan bisa berupa kritik yang negatip. Kritik yang di cap kritik "negatip", banyak yang cepat-cepat menangkal sebagai bukan saja krtiikan yang negatip tapi sudah bernada menjelekan dan mencemooh. Banyak para peng-kritik sudah berkali-kali menjelaskan bahwa kritikan itu bukan menjelekan atau mencemooh bangsa, bangsa sebagai race tapi lebih ditujukan kepada pemerintahan, pemerintahan sebagai institusi.
Kemudian apabila sudah masuk ke dalam diskusi, kritik vs kritik, kelanjutannya counterpart dalam argumentasi selalu mengajukan pertanyaan: coba diberi cara bagaimana solusinya atas suatu problema, malahan ada tambahan...jangan selalu bernada negatip, jangan selalu menjelekan dan mencemooh....tunjukkan atau lihatlah kebaikan atau kemajuan yang telah dicapai oleh Indonesia saat ini.
Dengan mengkaitkan bait/paragrap tersebut diatas, dan berdasarkan realita dilapangan , bisa aku kemukakan pikiranku seperti dibawah ini.
Coba, sebutkan apa-apa saja : baik itu dibidang, sosial, ekonomi atau keamanan sampai dimana pemerintah telah berhasil meninggikan kondisi rakyat dalam bidang sospol , ekonomi dan keamanan?
Realitanya: pengangguran melonjak tinggi, perbaikan yang basic-pun dibidang kemakmuran, kesehatan rakyat mundur(busung lapar,sakit lumpuh dll). Di bidang ekonomi, bahkan GNP dan GDP negara ini tidak saja statis tapi bisa dibilang mundur.Dibidang keamanan jangan tanya, bom-bom tetap saja meledak dimana-mana. Perkara korupsi Indonesia masih jadi jagoannya didunia ini.

Lha gimana sih, aku yang selalu merekam berita SBS siaran RRI tiap hari, setelah habis ngantor aku repeat, ngak ada tuh kabar gembira dari Indonesia. Tahun lalu aku beberapa minggu di Indonesia ya sami mawon, aku tiap buka warta berita ya tidak lain dengar berita yang negatip melulu. Koq tunggu-tunggu berita semisal Indonesia sudah berhasil mengatasi kekalutan dalam bidang ekonomi, koq ini tidak pernah muncul-muncul. Menunggu-nunggu berita misalnya di Poso sudah tentram dan kehidupan harmonis antar suku tercapai, berita ini koq ngak pernah muncul-muncul.
Yang aku dengar berita-berita absurd bin absurd.....anggota DPR ngelayap ke Mesir mau studi banding. Lha Mesir koq di sambangi, negara deldel duwel, negara yang hidupnya disumbang oleh Amrik.
Jadi harap yang suka memberi labelan sebagai pencemong pemerintah itu suka memberikan contoh-contoh bagus sebagai counter argument soal kemajuan yang telah dicapai oleh pemerintah, sehingga krtikan yang dianggap negatip itu bisa di-netralisir.


     

 


FastCounter by bCentral