"Nuansa" di KJRI LA

Pada tanggal 9 Juli 2005 mulai pukul 17.00 s/d 21.30 telah dilaksanakan ertunjukkan malam kebudayaan “ A Cultural Evening” oleh Panitia “Kiwani Indonesia” berkerjasama dengan KJRI Los Angeles bertempat di lantai III KJRI. Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 370 undangan terdiri dari perwakilan asing, berbagai kalangan masyarakat setempat dan masyarakat Indonesia dan Staff KJRI – LA. Sebagian besar undangan yang hadir adalah masyarakat asing. Acara ini bertujuan menggalang dana untuk membantu meringankan masyarakat Nias akibat Tsunami dan gempa bumi yang terjadi di daerah tsb. beberapa waktu lalu.

Acara ini pada awalnya digagas oleh beberapa orang masyarakat Indonesia yang tergabung dalam suatu perkumpulan “Kiwani Indonesia” yang terdiri dari pengusaha salon 'Obagi", pakaian "J Clique"dan decorator serta para peragawati yang memiliki gagasan untuk membantu meringankan beban masyarakat Nias yang terkena bencana beberapa waktu lalu. Mereka memfocuskan ke Nias karena bencana alam di Aceh telah mendapat bantuan yang dinilai telah memadai dan endapat perhatian yang sangat luas. Setelah pihak “Kiwani Indonesia” membicarakannya dengan KJRI-Los Angeles dan Dharma Wanita, KJRI-Los Angeles memutuskan untuk memfasilitasi beberapa hal yang mereka diperlukan, termasuk tempat dan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan bagi penyelenggaraannya. Sedangkan penggalangan dana untuk biaya penyelenggaraannya diperoleh dari hasil penjualan tiket masuk dan para sponsor.

Pagelaran diawali oleh sebuah tarian Jawa, kemudian dilanjutkan dengan fashion show yang dibawakan oleh 9 peragawati dengan pakaian produksi BCBG, selanjutnya diselingi oleh tarian Blantek dari Betawi, dan 3 tarian Bali (margapati, Telek dan cendrawasih), silent auction, tayangan kilas balik tragedi Nias melalui multi media serta bazaar makanan dan benda-benda khas yang terkait dengan busana. Semua kegiatan dalam pertunjukkan tersebut dinamakan Nuansa. Sebelum acara pertunjukkan dimulai terlebih dahulu dilakukan resepsi untuk para pejabat perwakilan asing (tamu-tamu VIP) oleh KJRI.

Pertunjukkan mendapat sambutan sangat meriah, sukses dan lancar. Sedangkan dana yang terkumpul akan segera ditindak lanjuti oleh panitia penyelenggara untuk disampaikan kepada masyarakat Nias, khususnya bagi anak-anak yang telah kehilangan keluarganya.

Dalam sambutan pembukaannya, Konsul Jenderal pada intinya menyampaikan bahwa kejadian bencana alam beruntun di Nias pada tanggal 26 Desember 2004 dan disusul 29 Maret 2005, telah menambah daftar korban dan kesengsaraan masyarakat setempat, dimana kejadian sebelumnya pun masih belum dapat diatasi secara tuntas, namun kemudian daerah tsb. ditimpa kembali oleh gempa bumi susulan. Ditekankan pula bahwa hingga kini pemerintah Indonesia melalui badan penanggulangan bencana alam di Aceh dan Nias telah melakukan rehabilitasi dan mempersiapkan pelaksanaan rekonstruksi dengan biaya yang diperoleh dari anggaran pemerintah maupun dari bantuan asing.

Disampaikan pula bahwa sebagian besar dampak dari kejadian tersebut diderita oleh anak-anak, khususnya yang ditinggal oleh orang tuanya yang menjadi korban gempa, sehingga harus menanggung pula beban psikis dalam menyongsong masa depan mereka. Pada akhir sambutan, Konjen mengucapkan terima kasih kepada negara-negara, badan-badan kemanusiaan internasional maupun sukarelawan dan berbagai pihak yang telah membantu meringankan beban serta melakukan upaya pemulihan kembali keadaan di Aceh maupun Nias. Terlampir sambutan Konjen dan program pertunjukkan.

Kesuksesan acara ini selain difasilitasi oleh KJRI juga dikarenakan besarnya dukungan dan peran serta Dharma Wanita Persatuan, baik dalam mendorong gagasan, kreatifitas acara, maupun sajian makanan khas Indonesia yang selalu mendapat pujian dari para undangan.