ACA Annual Fund Rising Dinner
City of Industry, June 11, 2005/ Indonesia Media

 

Dengan mengambil thema “Rich History Bright Future” , bertempat di Grand Ball Room Pacific Palm resort Arcadia Chinese Association menggelar acara tahunannya yang selalu meriah. Kali ini dibawah kepemimpinan Monika Yeh yang bertugas pada masa jabatan 2004-2005 menampilkan sajian baru, yakni lintas Budaya barat dan Timur. Bee Hsu mantan president ACA periode 2003-2004 bertindak sebagai koreographer yang menampilkan gabungan inspirasi Kilasan Sejarah Arcadia, Peragaan Busana dalam tempo sejarah, lengkap dengan tingkah laku masyarakat dari masa ke masa, Model Demokrasi, yang kesemuannya dipadu dalam derap music semi medley. Ada sejumlah walikota diperintahkan untuk ikut ambil bagian sebagai model oleh organizer. Acara kemudian disusul dengan pementasan tarian dan music serta tarik suara. Penarikan rafel tiket dilakukan berkesinambungan sampai larut malam.

Sebenarnya acara tahunan ini bukan hanya semata makan malam dan fundrising, namun yang terpenting adalah pelantikan dari pengurus baru, dan penyerahan penghargaan dari para petinggi di California kepada pengurus lama. Mungkin banyak dari kalangan masyarakat kami bertanya: “Untuk apa ikut-ikut berorganisasi dan banyak keluar tenaga, waktu dan uang?” Inilah typical mentaliteit dari orang kita. Betul nngak ?...red. Rasanya pertanyaan ini tidak perlu dijawab disini karena terlalu buang waktu, namun yang pasti ACA sejak berdirinya telah melahirkan sedikitnya 2 walikota Arcadia, dan beberapa Commissioner yang duduk di balai kota. Ada juga beberapa eks anggota ACA yang memegang jabatan abdi masyarakat di kota mereka tinggal saat ini. Jadi singkat kata organisasi ACA ini adalah merupakan salah satu wadah untuk kalangan Asia Pacific menuju ke jenjang pemerintahan di Amerika Serikat.

Hubungan ACA dengan ICAA
Selama beberapa tahun ini ACA telah menjalin hubungan kerja sama dengan ICAA dalam beberapa bidang kebudayaan dan kemasyarakatan. Kali ini ada unsur ICAA yang dijadikan Board of Director dari ACA dilantik malam itu, hal ini mendapat sambutan yang hangat dari ketua umum ICAA, DR.Frits Hong. Beliau menekankan agar lebih banyak lagi orang Indonesia yang masuk dalam organisasi masa setempat. Sebenarnya masyarakat Indonesia di Arcadia bukan sedikit, namun disayangkan mereka malu-malu, bahkan terkesan menghindari identitasnya sebagai orang asal Indonesia , mengapa kita harus malu ? Kami malah harus memperbaiki citra Indonesia ditengah masyarakat Amerika . catatan: Sebenarnya sudah terbentuk kelompok Arcadia Indonesian Community beberapa waktu yang lalu.

Tampak hadir pengurus ICAA malam itu antara lain DR. Frits Hong, dan isteri, Johnny Setiawan dan Isteri, John Leo Susanto. Beberapa walikota di daerah san Grabriel valley, California , dan para State Assembly dan congressman menyerahkan penghargaan. "

     

 


FastCounter by bCentral