Ketika Doa Memiliki Makna
Peringatan Kerusuhan Mei 2005 di San Francisco oleh ICANET
Oleh: Peter Phwan

Bersama dengan papa dan mamanya yang menghadiri “May Riot Vigil Remembrance” pada hari Sabtu, 14 Mei 2005

lalu di San Francisco, anak-anak ini dengan sungguh dan tulus berdoa untuk Perdamaian, Kasih dan Keadilan di Indonesia. Mungkin anak-anak ini belum terlalu mengerti tiga kata maha penting ini. Namun yang tidak kalah genting (krusial) adalah kepolosan dan keluguan nurani anak-anak ini di kala berdoa.

Dalam suasana hening dan dalam terang lilin serta pita kuning pertanda solidaritas, doa bersama memperingati korban Rusuh Mei 1998 ini memang salah satu bagian penting acara Vigil Remembrance ICANET.

Kerusuhan Mei sudah berselang 7 tahun lamanya. Indonesia sudah ganti 4 presiden. Dua tim investigasi pencari fakta Kerusuhan Mei sudah menyelesaikan tugasnya. Tetapi, otak dan pelaku tragedi yang memalukan, sekaligus memilukan ini, tidak juga di-pengadilan-kan

Berdoalah agar Perdamaian, Kasih dan Keadilan hadir di Indonesia. Amin. M (PP/IM)

     

 


FastCounter by bCentral