|
 |
|
Presiden
SBY Heran, Bangsa Indonesia yang Religius Ternyata Miliki
Kejahatan Tinggi
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, pentingnya
seluruh rakyat tak membiarkan mentalitas korup yang menjadi
persoalan rumit dan komplek sejak lama.
“Mentalitas korup tidak boleh kita biarkan,” tegas Presiden
saat menghadiri seremonial perayaan Waisak 2005 di Lapangan
“Guna Dharma” di sebelah barat Candi Borobudur, Kabupaten
Magelang Jawa Tengah, Senin malam (23/5).
Presiden mengatakan, korupsi telah menjadi rumit dan komplek,
karena telah berlangsung sejak lama.
Pada kesempatan itu SBY menyatakan heran, karena bangsa
Indonesia yang relegius, ternyata memiliki kejahatan tinggi
terutama korupsi.
Karena itu, kata Presiden mengingatkan, masyarakat harus
memiliki pondasi moral yang kokoh, karena hal itu ditentukan
dalam ajaran agama.
“Saya percaya ajaran agama akan mengatasi masalah korupsi,
disamping penegakan hukum,” kata SBY.
Presiden hadir pada seremonial perayaan Waisak 2005 didampingi
Menteri Agama Maftuh Basyuni, Sekrertaris Kabinet Sudi Silalahi,
Gubernur Jateng, Ketua Umum Walubi serta ribuan umat Budha
dari seluruh penjuru. Dalam acara itu dimeriahkan berbagai
macam kesenian daerah. M (Ant/m)
|