Mengenal Konsul Pensosbud KJRI-LA

Los Angeles, 1 April 2005/Indonesia Media - Nama Bambang Susanto sebenarnya sudah cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia di LA karena memang sudah bertugas lebih dari setahun, sejak kedatangannya diawal tahun 2004. Dibawah ini adalah perjalan karier pria kelahiran Subang 1960 itu; Tahun 1985, Lulus (S1) dari Universitas Padjadjaran, Bandung FISIP, Jurusan Hubungan Internasional - Tahun 1994, Lulus (S2) dari Universitas Santo Tomas, Manila, Philipine. Faculty of Political Science. Status : Menikah (nama isteri Eva Dasuki) Anak : 3 orang ( Heikal Muhammad, 12 Th, Nezar Ibrahim, 10 Th dan Akbar Ramadhan, 8 Th). Riwayat pekerjaan : Tahun 1986 - Masuk Departemen Luar Negeri Tahun 1990-1994 - Staff Bidang Konsuler, KBRI-Manila, Filipina Tahun 1994-1996 - Kepala Seksi Timur Tengah, Direktorat Jenderal Politik Tahun 1996-2000 - Kasubid Konsuler, KJRI-Johor Bahru, Malaysia Tahun 2000-2002 - Kepala Bagian, Inspekorat Jenderal Tahun 2002-2003 - Kepala Bidang Politik, Penerangan dan Sosial Budaya, KBRI- Suva, Fiji Islands Tahun 2004-sekarang - Kepala Bidang/Konsul Penerangan, Sosial dan Budaya, KJRI- Los Angeles
Ada beberapa hal yang di prioritaskan di Pensosbud KJRI-Los Angeles dewasa ini antara lain adalah memupuk Melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan citra Indonesia di wilayah akreditasi, memberikan himbauan kepada masyarakat Indonesia dan setempat agar senantiasa dapat berpartisipasi dan memberikan perhatian untuk mengatasi akibat bencana alam di Aceh maupun di Nias yang baru terjadi, membantu, memfasilitasi dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang dilakukan masyarakat Indonesia. Jika dapat terlaksana dengan baik tugas dan kegiatan diatas, maka KJRI dan masyarakat secara bersama-sama akan dapat meraih salah satu atau beberapa aspek dari kepentingan nasional Indonesia baik secara langsung atau tidak langsung di wilayah akreditasinya. Dalam upaya optimalisasi raihan kepentingan nasional Indonesia di luar negeri, Departemen Luar Negeri telah menggariskan kebijakan apa yang disebut melaksanakan diplomasi total yaitu mendorong dan mengembangkan peran serta masyarakat Indonesia diwilayah akreditasi dalam upaya pencapaian kepentingan nasional. Melalui diplomasi total, masyarakat Indonesia diluar negeri memiliki tanggungjawab untuk berperan serta dalam meningkatkan citra Indonesia kepada masyarakat setempat, sehingga masyarakat setempat akan memiliki pandangan positif terhadap bangsa dan negara kita, yang pada gilirannya akan memberikan dorongan terhadap pencapaian kepentingan nasional Indonesia di wilayah akreditasi.
Salah satu bentuk dalam pelaksanaan diplomasi total, KJRI melalui Bidang Pensosbud akan mendirikan pusat kegiatan masyarakat yang disebut Pusat Kebudayaan Indonesia-Los Angeles. Pusat Kebudayaan ini akan meliputi antara lain: (1). Bidang Seni dan Budaya yang dapat menampung berbagai kegiatan pelatihan seperti tarian daerah, gamelan/instument, karya seni dan budaya lainnya. (2). Bidang Bahasa dan Sastra yang akan mewadahi kegiatan kursus bahasa Indonesia, pemutaran Film dan diskusi tentang bahasa dan sastra. (3). Bidang Perpustakaan dan Banda Budaya akan melakukan kegiatan pengadaan dan meminjamkan buku, majalah dan bahan informasi Indonesia lainnya. Memperagakan benda-benda budaya dari berbagai daerah di ruang display KJRI maupun melakukan pameran benda budaya yang dilakukan ditempat lain. (4). Bidang Riset/Litbang akan melakukan berbagai penelitian dan diskusi, seminar dan pelatihan guna peningkatan SDM bagi masyarakat Indonesia.
Pada kesempatan ini juga disampaikan informasi bahwa dalam waktu dekat, kita sebagai bangsa Indonesia akan memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-60. Seperti biasanya KJRI akan menyelenggarakan upacara bendera pada tanggal 17 Agustus pagi hari, namun beberapa hari sebelumnya diadakan pertandingan olah raga, seminar, lomba mengarang dll. Sedangkan beberapa hari setelah upacara bendera akan diselenggarakan kegiatan bazaar, panggung gembira serta malam gembira. Untuk itu bagi seluruh masyarakat Indonesia dimana saja berada mari kita bersama sama untuk memeriahkan Peringatan HUT RI ke- 60 tahun tersebut. Pak Bambang, yang sehari harinya lebih suka low profile itu memohon dukungan dari masyarakat semua untuk menyukseskan acara tersebut. " (IM)

     

 


FastCounter by bCentral