|
 |
|
Malam
Apresiasi Panitia Bazaar Imlek.
 |
Duarte. March 5 , 2005/Indonesia
Media
Bapak Johnny Setiawan selaku ketua Panitia Bazaar Imlek
2005 adalah tokoh utama malam itu yang disanjung sanjung
sebagai pahlawan event bazaar IMLEK ICAA baru-baru ini.
Banyaknya rintangan dan tantangan panitia kali ini berhasil
disiasati dengan mulus oleh beliau. Bayangkan saja, dari
perubahan lokasi dari Telstar di Elmonte sampai di Wilson
High School, Hacienda Heights yang penuh dengan pro kontra,
masalah logistik tenda, panggung, dan terakhir tantangan
alam ditengah hari hari yang didera hujan deras, semua berhasil
dipatahkan oleh laki-laki yang berkumis tebal ini. Tentunya
semua pekerjaan ini tidak bisa hanya dilakukan oleh Pak
Johnny sendiri, banyak anggota ICAA dan anggota ormas simpatisan
lainnya juga turut andil dalam menyukseskan acara tahunan
ini, untuk itu Pak Johnny menghaturkan penghargaan yang
sebesarnya kepada mereka. Dengan keberhasilan Bazaar ditempat
yang baru ini maka sudah dipastikan untuk bazaar-bazaar
berikutnya akan semakin banyak pengunjungnya, karena kendala
parkir sudah tidak ada masalah lagi, setidaknya untuk 3
tahun kedepan.
Malam apresiasi yang diselenggarakan dengan makan malam
dan karaoke ini, juga menampilkan tahyangan foto kilas balik
dari kegiatan ICAA diwaktu-waktu yang lalu. Dalam kesempatan
ini juga turut diumumkan bahwa penggalangan dana untuk korban
Tsunami oleh ICAA bekerjasama dengan Indonesia Media telah
berhasil melampaui $45.000 (Empat puluh lima ribu dolar).
Perincian pendistribusian dana tersebut adalah sebagai berikut
: $8000 pertama sudah di salurkan pada minggu pertama dan
kedua setelah bencana terjadi sebagai biaya emergency untuk
keperluan logistik dan makanan kepada korban yang ditampung
di pusat pengungsian jalan Metal di Medan. selanjutnya $36.000
didistribusikan kepada mitra organisasi di Indonesia, masing-masing
sbb: INTI (Perhimpunan Indonesia Tionghoa) sebesar $18.000
dan PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia) sebesar
$18.000. Pengiriman dilakukan via Bank Guarantee dengan
bebas biaya.
Menurut Ketua umum PSMTI ,Brig Jend (pur) Teddy Jusuf dana
yang diterima akan di pertanggung jawabkan sebaik-baiknya
guna membuat instalasi penjernihan air minum di Banda Aceh,
Meulaboh, dan Pulau Nias. Sedangkan laporan dari Bapak Benny
Setiono selaku ketua INTI Jakarta, mereka merencanakan akan
menggunakan uang tersebut dalam melengkapi pembangunan fasilitas
kesehatan / rumah sakit dan sekolah di Banda Aceh. Sementara
ini INTI sendiri dengan beberapa organisasi simpatisannya
sudah menggalang Rp.42 milyar.
|