SURAT TERBUKA
Nomor 02/Januari/2005
ALUMNI KOLESE KANISIUS JAKARTA
FORUM DISKUSI SOSIAL, BUDAYA DAN POLITIK ‘CANISOSPOL’
PERIHAL
DISKRIMINASI


Kami alumni SMP-SMA Kolese Kanisius Jakarta, setelah melalui serangkaian diskusi dan kajian internal
dalam Forum Diskusi ‘CaniSospol’, merasa perlu menyampaikan beberapa hal yang berkenaan dengan kehidupan
berbangsa dan bernegara, khususnya yang berkenaan dengan diskriminasi, seperti berikut ini:

MENGINGAT DAN MENIMBANG
Bahwa Pancasila sebagai falsafah negara yang berakar pada kehidupan bangsa Indonesia pada hakikatnya
mengandung pandangan non diskriminatif terhadap suku bangsa, asal usul, agama, aliran atau atas dasar apapun juga.
Bahwa dalam sejarah kemerdekaan telah tercatat timbulnya berbagai macam peristiwa atau perilaku
diskriminatif terhadap sebagian warga negara, baik itu yang menyangkut suku bangsa, ras, agama, jenis kelamin,
keadaan fisik dan mental, ekonomi, maupun pendidikan.
Bahwa oleh karena itu, demi terciptanya masyarakat yang tidak diskriminatif sesuai dengan konsiderans
pertama, dan berdasarkan Hak-hak Azasi Manusia, sudah saatnya perumusan secara formal tentang anti
diskriminasi kedalam Konstitusi dan/atau perundangan Negara dipertimbangkan.

MAKA DENGAN INI KAMI MENGHIMBAU DAN MENYERUKAN KEPADA
Pemerintah, Para Wakil Rakyat, Tokoh Masyarakat, Pemuka Agama dan segenap rakyat Indonesia
Pertama, agar Pancasila, khususnya Sila Kedua, Ketiga, dan Kelima dilaksanakan secara sungguh-sungguh
dan konsisten demi terciptanya masyarakat Indonesia yang rukun, bersatu, adil dan tidak diskriminatif, dengan
selalu mengacu kepada Hak-hak Azasi Manusia, sebagaimana tercantum didalam Universal Declaration Of Human
Rights Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Kedua, agar upaya pencapaian masyarakat yang tidak diskriminatif tersebut dapat berjalan secarah efektif dan
efisien, maka kami mengusulkan agar rumusan mengenai anti diskriminasi di tambahkan atau diperjelas di dalam
Konstitusi Negara (UUD 45), serta agar UU Anti Diskriminasi yang mengatur hak-hak mendasar warga negara dan
sangsi atas segala perilaku diskriminatif, dibuat.
Ketiga, agar setiap warga Indonesia menghormati dan memperlakukan setiap orang yang berada di Indonesia
secara sama, tanpa melihat suku bangsa, ras, agama, jenis kelamin, keadaan fisik dan mental, ekonomi, pendidikan
maupun perbedaan-perbedaan lainnya, dan mengembalikan segala persoalan yang ada kepada hukum yang berlaku.
Semoga upaya kami ini, sebagian dari masyarakat Indonesia yang merasa turut bertanggung atas masa depan
bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia, mendapat berkat dan rahmat serta ridho dari Yang Maha Kuasa.
Merdeka !

Jakarta-Melbourne-Delft, 1 Januari 2005
Michael Teja (Penanggung jawab, Ketua Umum PAKKJ, mt1223@indosat.net.id)
Maz Agung (Ketua Team Perumus, gungle84@cbn.net.id)
Hermansyah (Anggota Team Perumus, mansyah_60@yahoo.com)
Johan Yamin (Anggota Team Perumus, jyamin@bigpond.net.au)
MTS Sambas (Anggota Team Perumus sambas@mitsuilease.co.id)

CaniSospol adalah Kelompok diskusi Sosial, Budaya dan Politik Alumni Kolese Kanisius Jakarta yang bertujuan untuk turut serta menyumbangkan pemikiran pemikiran dalam membangun Indonesia yang demokratis, rukun, aman, damai, adil dan sejahtera sesuai dengan
cita2 kemerdekaan Indonesia, yang dicirikan oleh masyarakat yang toleran terhadap keaneka ragaman kehidupan sosial dan budaya yang ada,
dan yang tidak bersikap diskriminatif, baik terhadap suku bangsa, agama, asal usul dan aliran, maupun atas dasar apapun juga.
Sekretariat:PAKKJ, Menteng Raya 64 Jakarta, Email: CaniSosPol-owner@yahoogroups.com

     

 


FastCounter by bCentral