Condi Rice Janji Perbaiki Citra Amerika

Wanita yang dipilih oleh Presiden George W Bush sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat yang baru mengatakan akan berjuang untuk memperbaiki hubungan AS dengan para sekutunya.

Condoleezza Rice mengatakan, interaksi Amerika Serikat dengan dunia luar harus merupakan sebuah percakapan, bukannya monolong.
Nona Rice juga mengatakan, dia berharap bisa terlibat secara mendalam dalam usaha untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Profil Rice
Condoleezza Rice, seorang mantan akademisi dan spesialis Rusia, adalah salah satu orang kepercayaan Presiden Bush - sebuah aset kunci dalam sebuah pemerintah yang sangat ketat ideologinya.

Seperti dikatakan oleh wartawati BBC, Virginia Gidley-Kitchin, semua sepakat, bahwa tujuan Bush dalam penunjukkannya sebagai Menteri Luar Negeri adalah untuk membawa Departemen Luar Negeri lebih segaris dengan pandangannya yang agak bernada nasionalis mengenai kepetingan Amerika - sebagai tanggapan atas sebuah lelucon lama, bahwa Deparlu menganggap peran dirinya lebih sebagai 'mewakili pihak luar negeri di Amerika, bukannya mewakili Amerika Serikat di luar negeri'.

Laporan-laporan menunjukkan, bahwa Presiden Bush telah meminta Nona Rice untuk melakukan re-organisasi dari pucuk-sampai-kebawah dalam Departemen Luar Negeri, untuk memastikan bahwa badan ini bergerak lebih langsung menuruti agendanya.

Mantan spesialis pengendalian persenjataan ini selalu dianggap sebagai sosok garis keras. Dia juga dilihat sebagai unilateralist.

Sebuah komentar yang disebut-sebut dikatakan olehnya adalah nasehat mengenai bagaimana memperlakukan anggota-anggota Dewan Keamanan PBB, yang menolak alasan Amerika untuk berperang di Irak :"Hukum Perancis, abaikan Jerman dan maafkan Rusia.!"

Jelas, dia adalah pendukung kuat perang Irak.
Dia dikenal luas menolak anggapan, bahwa tokoh-tokoh Irak di pengasingan yang didukung Pentagon untuk menjadi pemimpin Irak masa depan - termasuk Ahmad Chalabi yang kemudian disingkirkan..

Sebagai wanita Afrika-Amerika yang anggun dan terhormat, yang terlatih sebagai pemain piano untuk konser, tetapi juga meminati sport, -- Condoleezza Rice dengan latar-belakangnya yang beraneka ini mungkin akan bisa menghubungkan dirinya dengan mereka, seperti yang dia lakukan dengan baik dalam hubungan dengan Presiden Bush. M (bbc/IM)

     

 


FastCounter by bCentral