|
 |
|
Yau
Lie dikukuhkan sebagai penasehat hukum ICAA
 |
Dilaporkan oleh Dr.Irawan
Duarte, January 22, 2005/Indonesia Media
Yau Lie memang telah lama dikenal sebagai pemilik kantor
pengacara yang bekerja sama dengan lawyer-lawyer untuk melayani
masalah hukum orang-orang Indonesia di Los Angeles. Setelah
belasan tahun dia bergumul dibidang hukum, akhirnya berhasil
lulus sebagai sarjana hukum, dan mendapatkan izin praktek
sebagai attorney at law di California, tahun lalu.
Selama ini ICAA sering berkonsultasi tentang masalah hukum
kepada Bapak. Jason Yau Lie. Beliau paham betul misi dan
kegiatan organisasi non profit Indonesian Chinese American
Association yang bergerak dalam bidang pendidikan, kebudayaan
dan sosial ini. Setelah beliau mendapatkan izin praktek
sendiri, tergerak hatinya untuk menyumbangkan keahliannya
kepada ICAA. Hal ini adalah kabar yang menggembirakan bagi
ICAA, tawaran ini mendapat sambutan yang hangat dari pengurus
ICAA. Maka dalam event ini diresmikanlah Mr. Jason Yau Lie,
sebagai penasehat hukum official dari ICAA.
Acara dimulai dengan makan malam bersama. Acara ini ternyata
mendapat antusias masyarakat diluar dugaan panitia, sehingga
panitia kehabisan makanan. Syukurlah resto yang berada didalam
fasilitas ICAA segera menambah persediaan makan malam bagi
pengunjung yang belum kebagiaan itu.
Dalam Pidato sambutan ketua umum ICAA, DR. Frits Hong menekankan
pentingnya pengetahuan hukum bagi masyarakat. Banyak sekali
aturan dan hukum yang berlaku di Amerika ini yang belum
banyak diketahui oleh masyarakat terutama dari kalangan
imigrant, seperti apa itu citizen arrest. "Mudah-mudahan
lebih banyak lagi putera puteri Indonesia yang masuk kedalam
profesi (hukum) ini dimasa yang akan datang", sambil
mengakui bahwa puteranya, Robert Hong, juga sedang menuntut
ilmu dibidang hukum.
Biografi singkat dari Yau Lie
Anak Pinangsia Jakarta, umur 12 tahun sudah disekolahkan
di Singapore, pada usia 20 tahun pindah ke Canada, kemudian
Yau Lie datang ke AS sebagai pemuda berusia 21 tahun, mulanya
sebagai student yang dibiayai oleh orang tuanya. Namun ternyata
orang tuanya hanya membiayai dia selama satu tahun saja,
setelah itu Pemuda Yau Lie ini harus berjuang sendiri ditanah
rantau yang cukup keras ini. Saat itu Yau Lie terpaksa harus
bekerja macam-macam serabutan , dari security sampai tukang
parkir, dan menyisihkan sedikit uang untuk sekolahnya. B.A,
nya dalam bidang finance dan accounting berhasil diselesaikan
4 tahun di Cal State LA. Kariernya dibidang hukum dimulai
dia bekerja sebagai book keeper di sebuah kantor pengacara.
Tahun 1989, Yau Lie mulai bekerja sama dengan pengacara
Bernard Lehrer. Tahun 2000 dia mulai belajar di University
of Abraham Lincoln, sebagai Law School yang non ABA. Tahun
lalu, 2003 dia meraih izin prakteknya sebagai pengacara
negara bagian California. Yau Lie membuktikan bahwa dirinya
sebagai manusia yang tidak suka dengan segala bentuk diskriminasi,
maka Yau Lie yang Tionghoa ini telah beristerikan seorang
puteri solo bernama, Debby, dan telah dikaruniai 3 orang
anak.
Setelah pengumuman dikukuhkannya Mr. Jason Yau Lie sebagai
penasehat hukum ICAA , maka mulailah Yau Lie angkat bicara
didepan microphone. Yau Lie merasa terharu dan terhormat
di beri kepercayaan sebagai penasehat hukum ICAA. Untuk
itu Yau Lie sudah menyiapkan rangkaian power point untuk
presentasi topik yang dianggap sebagai hal yang menarik
diantara masyarakat Indoensia, yaitu tentang "Imigrasi".
dari masalah Asylum, perubahan status, adopsi, sampai ke
aplikasi Green Card. Namun Yau Lie sendiri menyatakan saat
ini dirinya lebih fokus ke masalah Imigrasi, kecelakaan
, dan hukum kebangkrutan/pailit. Rencana dimasa datang beliau
akan memperdalam dibidang real estate dan investasi.
Seperti yang direncanakan semula sehabis presentasi ini
di teruskan dengan tanya jawab. Maka pengunjungpun melontarkan
pertanyaan yang bertubi-tubi yang dijawab secara mantap,
kadang ada juga pertanyaan yang tidak dikuasainya, dia mengakui
harus meriset dulu untuk mendapatkan jawabannya. Inilah
sikap terus terang beliau yang disukai oleh orang-orang,
jadi tidak hanya asal omong saja.
Acara disudahi menjelang pukul 10 malam, umumnya masyarakat
merespon dengan puas. Beliau adalah tokoh yang dikenal bermurah
hati dalam membantu banyak kegiatan masyarakat Indonesia
di Southern California. M (DI/IM)
|