Malam Natal Indonesia 2004

December 4, 2004/Indonesia Media
Dengan mengambil thema "Dia Lahir Di Palungan" seperti apa yang di khotbahkan oleh Pdt. Daniel Hanafi, diingatkan kepada umat Kristiani bahwa :"Jangan hanya sebatas mengenal dan percaya Jesus Kristus saja, tapi kita harus menerima Nya", demikan khotbahnya yang sangat bermakna itu dibawakan dalam kurang dari 15 menit. Dilanjutkan dengan penyalaan lilin yang dipimpin oleh Konsul bidang Konsuler Ibu Cecilia yang mewakili Bapak KonJen Handriyo yang kebetulan terlambat datang.

Nyanyian "Malam Kudus/Silent Night" di pimpin oleh Pdt Tony Moniaga. Kemudian disusul dengan Doa Syafaat bagi masyarakat Indonesia dan negara Republik Indonesia yang dipandu oleh Pdt. Hengky Chiok.

Dalam sambutannya KonJen RI-LA Pak Handriyo memohon maaf akan keterlambatan datangnya. Pak Handriyo mengharapkan dengan kepemimpinan Presiden Baru, Soesilo Bambang Yudhoyono, Indonesia bisa dibawa kepada situasi yang damai. Sempat juga Pak KonJen menyarankan kepada Panitia agar di tahun-tahun mendatang perayaan natal bersama ini bisa mengambil tempat yang lebih besar mengingat jumlah masyarakat Indonesia juga semakin bertambah dewasa ini.

Malam Natal Indonesia yang diadakan di auditorium Upland High School ini sebagaimana biasanya diatur oleh BKS-GIGS yang diketuai oleh Bapak Emile Mailangkay bersama deretan pendeta dan tokoh masyarakat Indonesia di Southern California. Event kali ini ada sedikit kejutan dari biasanya, yakni timbulnya kebersitegangan antara pihak security dan pengunjung yang tidak diijinkan masuk kedalam, gara-gara kapasitas ruangan diduga telah melampaui batas yang diijinkan oleh Fire Marshall, padahal jumlah pengunjung tidak menunjukkan lonjakan yang significant dari tahun-tahun sebelumnya. Hanya memang yang sudah-sudah tidak pernah dilakukan enforcement oleh pihak security dari School district. M (IM)

     

 


FastCounter by bCentral