|
 |
|
Billy
Graham Crusade
 |
BILLY GRAHAM KEMBALI KE
LOS ANGELES
DALAM BAHASA INDONESIA
Penginjil kenamaan Billy Graham kembali mengunjungi Los
Angeles dan memberitakan kabar gembira yang telah dengan
setia diberitakannya selama lebih dari 55 tahun, Yesus
mengasihi engkau dan mati bagi engkau untuk menebus dosamu.
Penginjil yang pada tanggal 7 November lalu ini merayakan
ulangtahun ke 86 mulai dikenal dunia setelah pada 55 tahun
lalu memimpin kebangunan rohani besar-besaran di persimpangan
Washington dan Hill di downtown Los Angeles. Pada waktu
itu, Crusade yang sediakalanya direncanakan berlangsung
setiap malam selama 3 minggu, akhirnya diperpanjang selama
5 kali dan akhirnya berakhir setelah 2 bulan.
Dengan konteks seperti ini, pelayanan Billy Graham baru-baru
ini di Rose Bowl Pasadena adalah suatu pelayanan yang bersejarah.
Bagi bangsa Indonesia, Billy Graham Crusade ini menjadi
lebih bersejarah lagi, karena untuk pertama kalinya Bahasa
Indonesia dipergunakan sebagai salah satu bahasa pengantar
dalam Crusade di Rose Bowl ini. Selama 3 hari, dari Crusade
yang berlangsung selama 4 hari tsb, semua acara Crusade
diterjemahkan secara simultan ke dalam Bahasa Indonesia.
Orang-orang Indonesia yang hadir mendapat kesempatan untuk
mendengarkan semua acara, baik itu kesaksian, maupun khotbah,
dalam bahasa Indonesia melalui radio/headset yang disediakan
secara khusus oleh pihak penyelenggara.
Pdt. Hengky Chiok, gembala sidang Gereja Baptis Indonesia
Pertama (GBIP) Monrovia, yang juga adalah Koordinator Pelayanan
Bahasa Indonesia dalam Crusade ini mengatakan bahwa pelayanan
ini dapat terlaksana karena anugerah dan berkat Tuhan, serta
adanya partisipasi dan kerjasama dari gereja-gereja Indonesia
di daerah ini.
Tim Pelayanan Bahasa Indonesia mulai terlibat dalam persiapan
Crusade ini sejak bulan Februari tahun ini saat pelaksanaan
Crusade diumumkan oleh pihak penyelenggara. Hasilnya dapat
dilihat dalam penyelenggaraan Crusade kali ini. Ratusan
warga masyarakat Indonesia memenuhi tempat duduk yang disediakan
di Rose Bowl, bahkan kadang-kadang hingga melimpah ruah
ke tempat duduk yang disediakan untuk bahasa-bahasa lainnya.
Banyak di antara mereka yang asyik mendengarkan terjemahan
langsung melalui headset yang dibagikan oleh puluhan orang-orang
Indonesia yang bertugas sebagai penyambut. Pada akhir dari
kebaktian, orang-orang yang membutuhkan bimbingan kemudian
dilayani oleh puluhan konselor Indonesia yang telah dilatih
secara khusus untuk tugas tsb. Bimbingan secara mendalam
akan dilakukan oleh gereja masing-masing.
Penampilan artis dan musisi disajikan bertubi-tubi setiap
malamnya, memberikan salah satu alasan bagi pengunjung untuk
tidak melewatan even besar ini. Diawali degan penampilan
MercyMe pada hari Kamis, 11/18 yang disusul dengan suara
emas dari Nicole C Mullen. Keesokan harinya ditampilkan
grup The Katinas dan Michael W Smith yang dengan mengejutkan
mengundang pemeran The Passion of Christ, James Cavaziel
untuk tampil di panggung.
Hari Sabtu, 11/20 merupakan double feature, pada pagi harinya
dari pukul 8:30 ditampilkan acara Kidznet, sebuah suguhan
untuk anak-anak. Acara ini dipenuhi dengan para bintang
yang sudah akrab dengan anak, antara lain, Lil iRocc, Jump
5, Wheels of Freestyle, Bibleman, dan juga penampilan paduan
suara gabungan yang terdiri dari 4000 anak.
Pada malam harinya, acara ditujukan ke generasi muda dengan
menggelar Kutless, The TAIT Band, dan Third Day. Acara ditutup
pada hari Minggu, 11/21, bersama gebrakan dari Marcos Witt
serta Jars of Clay.
Secara keseluruhan, dalam empat hari, diperkirakan sekitar
250,000 orang hadir dalam acara ini dan diterjemahkan ke
dalam 26 bahasa. Puluhan ribu orang telah maju kedepan untuk
menerima Yesus dari Crusade ini. Kiranya melalui Crusade
ini bukan saja lebih banyak orang-orang Indonesia mengenal
Tuhan Yesus sebagai Juruselamat mereka, namun nama Indonesia
akan makin dikenal di kalangan masyarakat Amerika dan dunia.
|