Mari Elka Pangestu
Ekonom Indonesia Kelas Dunia
Nama: Mari Elka Pangestu
Lahir: Jakarta, 23 Oktober 1956
Pendidikan:
MA dalam bidang Microeconomics, Macroeconomics, International Trade, Economic Development & Accounting dari Australian National University, Canberra (1980)
Ph.D. bidang International Trade, Finance & Monetary Economics dari Universitiy of California, Davis (1986)
Pekerjaan:
- Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Bersatu
- Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS)
Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
Penghargaan:
Award dari Australian National University Masters Scholarship (1979-1980)
Award dari University of California Regents Fellowships (1983-1984)
Award dari Eisenhower Exchange Fellow, Individual National Program (1990).
Sumber:
= www.pacific.net.id/pakar/marip/biodata.html
= www.indonesiamedia.com/rubrik/localnews/localnews99december-mari.htm


Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Bersatu dan mantan direktur eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) seorang ekonom perempuan Indonesia yang sudah dikenal dunia. Puteri ekonom kondang Panglaykim, ini telah menjadi pembicara laris bukan hanya di Indonesia tapi juga di berbagai belahan dunia. Ia sering dimintai masukan oleh lembaga keuangan dunia seperti World Bank dan IMF.

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini menyelesaikan pendidikan SMA sampai mendapat gelar Master of Arts di Australia. Puteri bangsa Indonesia kelahiran Jakarta 23 Oktober 1956 ini meraih gelar MA dalam bidang Microeconomics, Macroeconomics, International Trade, Economic Development & Accounting dari Australian National University, Canberra (1980) dengan judul disertasi "Direct Foreign Investment in the ASEAN Countries".
Sementara gelar Ph.D. diperolehnya dalam bidang International Trade, Finance & Monetary Economics dari Universitiy of California, Davis (1986) dengan judul disertasi "The Effect of Oil Shocks on a Small Oil Exporting Country: The Case of Indonesia".

Ia seorang ekonom yang telah menjadi pembicara laris bukan hanya di Indonesia tapi juga di berbagai belahan dunia lainnya. Namanya sudah tidak asing bagi media berkelas dunia. Sering menjadi nara sumber bagi Time, CNN, Asiaweek dan lain-lain. Bahkan ia sering dimintai masukan oleh berbagai lembaga keuangan dunia seperi World Bank, IMF dan ADB. Sudah sangat banyak tulisan karyanya yang dipublikasikan berbagai media di dalam maupun luar negeri. Ia juga menjadi kontributor pada banyak buku.

Atas berbagai prestasinya, ia telah menerima beberapa penghargaan, antara lain dari Australian National University Masters Scholarship (1979-1980), dari University of California Regents Fellowships (1983-1984), dan dari Eisenhower Exchange Fellow, Individual National Program (1990).

Pada tahun 1999 ia melepas jabatannya sebagai Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS) karena kepindahannya ke Houston, Texas. Mengenai keberadaan CSIS yang ditengarai berbagai kalangan sangat dekat dengan pusat kekuasaan bahkan menjadi policy maker pemerintahan Orde Baru, ia mengatakan, pada walnya ada benarnya yakni ketika CSIS didirikan oleh Ali Murtopo, Soedjono Hoemardani dan lain-lain memang beberapa orang duduk di pemerintahan.

Tapi, jelasnya, pada dasarnya CSIS adalah kelompok think-tank yang tujuannya menciptakan good civil society. Sehingga mulai pertengahan tahun 80-an, CSIS mulai dimusuhi Soeharto oleh karena mulai mengkritik pemerintah secara terbuka. M (TIDC/IM)

     

 


FastCounter by bCentral