|
 |
|
RUYANDI
HUTASOIT DI AMERIKA SERIKAT MENYAMPAIKAN MISI
DAN VISI PDS DAN KOALISI KEBANGSAAN.Seattle,
(Washington).
From
: Solon Sihombing ( Seattle, Washington )
Mesin Politik Koalisi kebangsaan mulai bergerak aktif,bukan
saja didalam Negeri, akan tetapi, saat ini sudah merambah
operasinya sampai keluar Negeri.Dr Ruyandi Hutasoit Ketua
umum PDS ( partai Damai Sejahtera ), dan juga salah satu
Deklarator dari empat partai Penggagas koalisi Permanent
(PDI-P,Golkar,PPP
dan PDS ),yang mengusung capres Megawati dan Hasyim Muzadi
menjadi Wapres, pada Pilpres ke II, Melakukan lawatan ke
Amerika Serikat,untuk Menyampaikan misi dan Visi dari PDS
dan Koalisi Kebangsaan selama 10 hari
dikota Los Angeles, Washington DC,Seattle,Dallas dan Denver.
Capres yang pernah mendapat pooling 5 besar saat Pemilu
yl, Ruyandi Husoit yang kampus "Doulos" nya di
Jakarta,pernah dibakar Habis oleh kelompok Israd (Islam
Radikal ) Desember 1999 yl itu, Menyampaikan presentasinya
di Gereja Bethel Chappel Mountlake Terrace, Washington State,pada
Kamis malam(
2 September) tentang Keberhasilan PDS yang merupakan saru-satunya
partai yang mewakili Minoritas, yangberhasil meraih 13 Kursi
di DPR dan 332 Jursi di DPRD. Alumnus Jebolan Fakultas kedokteran
UKI Jakarta ini, yang sealmamater dengan Penulis,( Solon
Sihombing),yang datang bersama Istrinya Dra Ophelia
Hutasoit-Kolibu, disamping ditugaskan Ibu Presiden Megawati,
menurut Penuturan Ibu Hutasoit yang berdarahMinahasa ini
kepada Penulis, juga dalam rangka memenuhi undangan seminar
Gerejani yang di hadiri Oleh Penginjil Kenamaan DR Morris
Cerullo dn DR Billy Graham di Dallas.
Kehadiran Calon Jadi untuk menduduki salah satu Kabinet
Megawati, jika kelak terpilih kembali menjadi Presiden yang
akan datang,dalam paparannya membawa para Tokoh Gerejani
yang hadir pada acara yang bertajuk "PRAYER FOR NATION"(Doa
utk Bangsa) pada kamis malam yl,seperti Ketua Umum HMKI
( Himpunan Masyarakat Kristiani ) USA yang juga Penatua
Gereja Adven Edy Saerang,Pdt Kolinus Buntaran dari GKI(
Gereja Kristen Indonesia),Pdt Timotius Chuang dari GII (Gereja
Injili),Pdt Salmon Nanlohy dari GBI Bethany,
dan sekitar 100 Jemaat yang hadir,Dapat mengerti dengan
Jelas bahwa Untuk Kelompok Minoritas baik Kristen dan Budha
serta Hindu bahkan untuk kelompok Mayoritas Islam, bahwa
Megawati Soekarno Putri yang paling pantas saat 5 tahun
mendatang untuk kembali memimpin Indonesia.
Dalam paparannya pada acara yang diPrakarsai dengan gerak-cepat
oleh SekJen PDS Amerika Serikat-Kanada Lovey Mamangkey,
alumnus Perguruan Imanuel Medan ini, Ruyandi menyampaikan
banyak hal yang merupakan kemajuan penting yang dilakukan
Megawati selama 3 tahun Kepemimpinannya, yang selama ini
tidak pernah disinggung pesaingnya Jendral Soesilo Bambang
Yoedhoyono (SBY). Berbagai keberhasilan seperti, dihapuskanya
SBKRI (
Surat Bukti Kewargaan Republik Indonesia ) untuk Warga Keturunan,cadangan
devisa yang terbesar sejak era Soeharto, sebesar 59 Milyard
US dollar, penghasilan pajak 210 Triliun rupiah selama 3
tahun,tingkat suku
bunga Bank 6-7 persen,2,4 juta penjualan sepeda motor selama
setahun, penjualan handphone sebanyak 13 juta buah dalam
setahun,(bahkan menurutnya tukang sayur sekalipun sudah
memakai Handphone), dan amannya
situasi di Maluku,Papua dan Aceh,Poso saat ini, serta lancar
dan amannya Pemilu dan Pilpres pertama yang lalu, jauh berbeda
dengan pemilu di Philipina yang mengambil Korban sebanyak
38 orang. Hutasoit juga tidak menampik masih adanya korupsi
yangmasih merajalela, yang menurutnya Ibu Megawati akan
berjuang untuk mengatasinya, karena ini penyakit warisan
era mantan Presiden Soeharto yang sudah menggurita disegala
sektor kehidupan.
Ruyandi yang juga Pendeta dan ahli Bedah yang sekarang terjun
kedunia Politik ini, berjanji dan sudah mempunyai program
jika beliau terpilih dalam kabinet
Megawati yad, akan Memperjuangkan habis-habisan nasib para
Guru-guru di Indonesia, untuk dapat hidup layak, dan juga
beliau mengharapkan adanya persamaan hak untuk status sekolah
Kristen dan kelompok Minoritas lainnya, dengan sekolah Madrasah
yang saat ini sekitar 20.000 jumlahnya yang statusnya sudah
"dinegerikan", alias dibantu pemerintah. Hutasoit
juga menghimbau agar, warga Indonesia yang sudah sukses
di Amerika Serikat untuk dapat membantu tanah airnya, dan
jika sudah selesai pendidikannya di
Negera Adidaya ini, mau mengabdikan segalanya untuk Tanah
airnya yang saat ini sudah mulai bangkit kembali dari keterpurukan
selama ini.
Pada akhir acara Ruyandi Hutasoit dan Para tokoh gereja
yang hadir, tampil bersama di mimbar untuk berdoa untuk
kesuksesan bangsa Indonesia, terlebih
dalam Pemilu Presiden yang akan datang. Kepada para tokoh
gereja dan masyarakat yang hadir, Ruyandi Hutasoit membagikan
formulir dan brosur untuk menjadi Orang tua asuh bagi anak-anak
yang miskin di Indonesia, dan beliau berpesan agar para
Tokoh gereja dan hamba-hamba Tuhan dapat mensosialisasikan
pemaparan Misi dan Visi yang disampaikannya kepada
para jemaat dan semua warga, khususnya dalam Pilpres Putaran
ke dua tanggal 20 Sept yad jangan salah memilih Presidennya
dan jangan ada yang Golput.
|