Mengutuk Bom Kedubes Australia Kuningan
Rowland Heights, September 9, 2004/ Indonesia Media

Berbagai LSM dari manca negara dengan spontan mengutuk kebiadaban teroris yang telah membom kedubes Australia di kuningan Jakarta (Sept 9, 2004) yang mengakibatkan jatuhnya belasan korban jiwa dan ratusan yang luka-luka. Telah berulang kali Indonesia dilanda bom, dilihat dari catatan media yang berlangsung selama beberapa tahun belakangan ini.

Keprihatinan Indonesia adalah juga keprihatinan dunia, maka kerja sama antiterorisme hendaknya juga mengikut sertakan kekeuatan kolektif dunia. Sudah bukan saatnya lagi masyarakat Indonesia masih terpekur dengan xenophobia. Semua warga dunia harus bersatu menanggulangi aksi terorisme, karena atas dasar apapun terorisme tidak bisa dibenarkan.

Jangann kita hanya mencela pemerintah, mengapa tidak sanggup mengamankan, tapi selaku masyarakat seharusnya kita membantu pemerintah seseuai dengan kesanggupan kita sebagai warga. Kalau masih ada oknum aparat yg melindungi terorisme, masyarakat dengan kekuatan kolektif seyogyanya bisa menindak mereka dengan menggunakan fasilitas nasional maupun internasional.

tertanda:
CHI (Committee for Human Rights in Indonesia)
ICAA ( Indonesian Chinese American Association) LA
ICANet (Indonesian Chinese American Network) SF
CCEVI (Canadian Concerned about Ethnic Violence in Indonesia)
Tion 59
HKSIS (Hongkong Society For Indonesian Studies)

     

 


FastCounter by bCentral