|
|
|
Pancasilo
(Humor Padang)
Tanggal tujuah baleh Agustus 2002, diadokan upacaro bandero
di Kampuang Nareh Pariaman. Kapala Kampuang kabatulan pai
dipanggil Camat, lalu inspektur upacaro diganti samo Pak
Datuak ( ketua adat ). Singkek carito,mako tibolah saat
pembacaan PANCASILO. Tanpa raso gugup Pak Datuak narimo
teks pancasilo dari ajudannyo lalu dengan lantang pak datuak
baco:
PANCASILO
Ciek...!! BINTANG BASAGI LIMO........ ( gambar bintang )
Duo...!! RANTAI PANGIKEK JAWI ( SAPI ).......(rantai pengikat
sapi, yakni gambar rantai )
Tigo...!! POHON TAMPEK BATADUAH ...... (pohon tempat berteduh
= gambar pohon beringin)
Ampek...!! SANTAPAN DIHARI RAYO ...... (hidangan lezat dihari-raya=kepala
banteng)
Limo...!! MAKANAN JO PAMBALUIK LUKO .....( makanan dan pembalut
luka alias gambar padi dan kapas )...
Mako tabalalaklah para pasarto upacaro sambil binguang.
Tabukaklah rahasio pak datuak, ternyato pak datuak hanya
baco gambar sajo, pak datuak rupanyo indak biso baco.. he
he he.
Antara Jakarta dan Malang
Seorang bapak dari desa mendapat surat dari anaknya yang
bekerja di jakarta.Isi surat tersebut menyuruh bapaknya
agar datang ke jakarta.Si bapak sudah diberi uang untuk
naik bis dan pesawat.Anaknya juga berpesan kalau naik kendaraan
"Supaya duduk dibelakang sopir agar tidak tersesat
dan tidak ketinggalan".Dengan hati yang gembira si
bapak berangkatlah ke bandara dengan naik bis sesuai pesan
anaknya.Sesampai di bandara naiklah si bapak ke pesawat.
pramugari : "Mana tiket bapak?"
si bapak : "Ini...!!" (Sambil menunjukan tiket)
pramugari : "Bapak duduk dibelakang..disebelah kiri
kelas ekonomi no. 102B."
si bapak : "Ah tidak mau...saya mau pindah sesuai pesan
anak saya saya harus duduk dibelakang sopir supaya tidak
tersesat dan ketinggalan..Dimana tempat sopirnya?"
Akhirnya bapak dan pramugari itu perang mulut dan tidak
lama kemudian seorang pilot pesawat tersebut datang dan
pramugari menjelaskan duduk permasalahannya, akhirnya dengan
tenang sang pilot membisikkan sesuatu pada si bapak tadi,
kontan saja si bapak langsung pergi ke belakang. sang pramugari
heran dan bertanya pada pilot.
pramugari : "bapak tadi membisikkan apa kok dia langsung
nurut dan lari kebelakang?"
pilot : "saya cuman berbisik kalo yg bagian depan jurusan
malang dan yg bagian belakang jurusan jakarta."
pramugari : "hehehehee..bapak jenius juga yach...!!!???"
|