|
 -
Wiranto Akan Dipanggil Paksa
- Sejarah
Keturunan Tionghoa Di Asia Tenggara Yang Tak Dikenal Khalayak
Ramai 1
- Sejarah Keturunan
Tionghoa Di Asia Tenggara Yang Tak Dikenal Khalayak Ramai 2
- Tribunal di Timor Leste - Warga Tionghoa di Medan
Resah Oleh Pungli Parpol Bom
Marriott - JI
Klaim Bertanggung jawab -
Pelaku diduga Brigade Bom
Bunuh Diri JI |
|

Pemerintah Tetapkan Tiga Langkah Pengamanan Khusus
Pemerintah menetapkan tiga langkah
pengamanan khusus untuk mencegah terorisme dengan melibatkan
jajaran pemerintah, masyarakat luas, dan elemen tertentu.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Susilo Bambang
Yudhoyono, Rabu sore (6/8) mengemukakan, langkah pertama adalah
penguatan dan peningkatan sistem pengamanan lokal. “Ini berlaku
di seluruh instansi pemerintah, swasta, dan fasilitas publik.”
Setelah ditetapkan standar, nantinya akan dilakukan
pengecekan satu per satu. Bagi instansi, fasilitas publik, dan
swasta yang lalai atau tidak menjalankan langkah keamanan sesuai
standar yang ditentukan pemerintah, berarti keamanannya tidak
memenuhi standar. “Harapannya segera ditingkatkan. Siapa pun
yang berada di tempat itu merasa nyaman,” Susilo berharap.
Langkah kedua adalah penggerakan partisipasi masyarakat
melalui penyuluhan dan sosialisasi tentang tindakan terorisme.
Tujuannya, masyarakat memahami ancaman terorisme. “Tidak perlu
panik tapi mengerti apa yang harus dilakukan di kehidupan
sehari-harinya,” kata Susilo. Setelah partisipasi masyarakat
terwujud di lingkungan, maka akan ada suatu mekanisme
pengamanan.
Langkah ketiga adalah peningkatan upaya pendeteksian. Akan
diadakan langkah antisipasi dan proaktif dari intelijen,
kepolisian, imigrasi, dan instansi lain yang berfungsi untuk
mendetekdsi setiap ancaman terorisme.
Sebenarnya upaya pencegahan terorisme ini terus dilakukan,
“Tidak ada yang vakum,” kata Susilo. Koordinasi antara
kepolisian, intelijen, dan pihak luar negeri terus dilakukan,
kata dia, tapi bom yang skalanya tidak kecil kembali terulang
lagi. (Agriceli-Tempo News Room) |
|
|