detikcom - Denpasar, Data terakhir di RS Sanglah,
Denpasar, Bali, hingga pukul 12.49 WITA, Minggu (13/10/2002),
jumlah korban tewas akibat ledakan di beberapa tempat di Bali
mencapai 181 orang. Sementara korban luka mencapai 309 orang.
Korban yang menderita-luka kini sudah tak lagi berada di Unit
Gawat Darurat (UGD). Korban mulai menjalani perawatan. Sementara
korban yang tewas ditempatkan di kamar jenazah.
Hingga kini ribuan masyarakat terus mendatangi RS Sanglah
untuk mengecek dan melakukan konfirmasi mengenai data dan nama
korban. Di RS tersebut ditempelkan data-data dan korban baik
yang tewas ataupun luka akibat ledakan di Pulau Dewata itu.
Tampak Kapolri Jenderal Da’iBachtiar yang didampingi Kapolda
Bali Brigjen Pol Budi Setiawan juga mengunjungi korban di RS
Sanglah.
Petugas RS Sanglah, ibu Tuti, mengaku para perawat RS
mengalami kendala bahasa dalam merawat korban. “Bahasa Inggris
kita kurang. Padahal korban kan kebanyakan warga asing,” kata
Tuti.
(iy)