Banner 120X90

Sekilas Bio Siauw Tiong Djin

Penghargaan Disampaikan

Tanda Penghargaan

Pemberian Penghargaan Tinggi kepada Alm. Siauw Giok Tjhan

melalui puteranya Siauw Tiong Djin

Dalam kesempatan itu sekelompok Dokter gigi lulusan Trisakti yang berdomisili di Amerika serikat dan negeri Belanda memberikan tanda penghargaan tinggi kepada Alm Siauw Giok Tjhan, Walaupun kelihatannya agak terlambat, namun tidak mengurangi itikad dari mereka untuk mengungkap terimakasih atas jasa dari Siauw Giok Tjhan yang mendirikan Universitas Baperki yang kemudian dirubah namanya menjadi Universitas Res Publica, URECA saat setelah G30S pernah dibakar habis dengan alasan Baperki berafiliasi ke Komunis, walaupun ketua umumnya, Siauw Giok Tjhan tidak pernah masuk Partai Komunis Indonesia. Memang diakui kedekatan Baperki dengan pemerintahan Soekarno saat itu, dan kebetulan dominasi PKI mencapai puncaknya dimasa itu.

Terlepas dari paham politik manapun, kelompok dokter gigi lulusan FKG Trisakti yang sebagian besar masuk kuliahnya pada zaman Baperki itu, merasakan sekali perjuangan sejati dari Siauw Giok Tjhan. Mereka banyak yang berpendapat bahwa tanpa Baperki yang dipimpin oleh Siauw Giok Tjhan, mereka mungkin tak berkesempatan untuk menjadi sarjana karena kurangnya perguruan tinggi saat itu, belum lagi sulitnya menembus peraturan yang diskriminatif yang dikenakan pada golongan minoritas, (bahkan sampai sekarang..red). Maka tidak heran kalau putera Siauw Giok Tjhan, Siauw Tiong Djin mengatakan bahwa Universitas Baperki mungkin adalah satu-satunya universitas didunia yang dibangun berdasarkan komitmen dari mahasiswa, dan staf pengajarnya.

Seorang dokter gigi yang tak mau disebutkan namanya menceritakan betapa sedih dan gundahnya perasaan para mahasiswa FKG yang menyaksikan sekolah mereka di bumi hanguskan pada November 1965 oleh kelompok massa yang dibacking tentara. Sebagian mahasiswa berangkat ke mancanegara untuk meneruskan pendidikannya, sebagian lagi hanya menunggu pasrah merenung masa depannya yang kosong, dan sisanya bubar mencari kegiatan untuk pegangan hidup.

Penghargaan di San Francisco

Atas kerjasama beberapa orang yang peduli akan nasib para eks mahasiswa URECA, maka pada April 1966 penguasa saat itu, mengijinkan sekolah itu dibangun kembali diatas puing puing URECA. Namanya harus diganti dan akhirnya diputuskan nama Trisakti dipakai, sebagai ketua yayasan ditunjuk Ferrisonevile yang pernah berkiprah dalam kejuaraan piala Thomas itu. (DI/IM)

<< KembaliTanda Penghargaan >>

 

     

 


FastCounter by bCentral